Duh, Selama 2021 Terjadi 42 Kasus Pernikahan Dini di Lambar
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Duh, Selama 2021 Terjadi 42 Kasus Pernikahan Dini di Lambar

...
Ari Gunawan
Lampung Barat
2 September 2021 - 13:53 WIB
Daerah | RILISID
...
Kemenag Lambar gelar Bimwin di MAN 1 Liwa, Rabu (1/9/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Lampung Barat — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) pranikah bagi pelajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Liwa pada Rabu (1/9/2021).

Bimbingan dilaksanakan dengan tujuan memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman kepada para remaja yang kelak pernikahan.

Hal ini sebagai upaya mempersiapkan perkawinan yang kokoh menuju keluarga sakinah, mawadah, dan warahmah.

Kepala Kemenag Lambar, Maryan Hasan, menjelaskan sejatinya usia minimal untuk melangsungkan pernikahan yang diatur dalam Undang Undang (UU) No. 16 tahun 2019 yakni berumur 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan.

"Kita hanya mensosialisasikan akan dampak dari pernikahan dini, salah satunya ialah kehilangan masa indah remaja," jelas Maryan, Kamis (2/9/2021).

Maryan menuturkan, dalam membangun ketahanan keluarga di era milenial ada lima aspek ketahanan keluarga yang harus dimiliki yaitu memiliki kemandirian nilai.

"Kemudian kemandirian ekonomi, tahan menghadapi goncangan keluarga, keuletan dan ketangguhan dalam memainkan peran sosial," ungkapnya.

Menurut Maryan, total angka pernikahan dini di Lambar sejak bulan Januari hingga Agustus 2021 tercatat sebanyak 42 kasus.

"Di antaranya laki-laki 6 orang kemudian perempuan 36 orang, sehingga tercatat angka pernikahan dini di Lambar sebanyak 42," bebernya.

Lebih lanjut Maryan mengatakan, pihaknya menggelar Bimwin tersebut bersama dengan Dinas KBPP dan PA Lambar dan juga Puskesmas Balik Bukit. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Duh, Selama 2021 Terjadi 42 Kasus Pernikahan Dini di Lambar

...
Ari Gunawan
Lampung Barat
2 September 2021 - 13:53 WIB
Daerah | RILISID
...
Kemenag Lambar gelar Bimwin di MAN 1 Liwa, Rabu (1/9/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Lampung Barat — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) pranikah bagi pelajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Liwa pada Rabu (1/9/2021).

Bimbingan dilaksanakan dengan tujuan memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman kepada para remaja yang kelak pernikahan.

Hal ini sebagai upaya mempersiapkan perkawinan yang kokoh menuju keluarga sakinah, mawadah, dan warahmah.

Kepala Kemenag Lambar, Maryan Hasan, menjelaskan sejatinya usia minimal untuk melangsungkan pernikahan yang diatur dalam Undang Undang (UU) No. 16 tahun 2019 yakni berumur 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan.

"Kita hanya mensosialisasikan akan dampak dari pernikahan dini, salah satunya ialah kehilangan masa indah remaja," jelas Maryan, Kamis (2/9/2021).

Maryan menuturkan, dalam membangun ketahanan keluarga di era milenial ada lima aspek ketahanan keluarga yang harus dimiliki yaitu memiliki kemandirian nilai.

"Kemudian kemandirian ekonomi, tahan menghadapi goncangan keluarga, keuletan dan ketangguhan dalam memainkan peran sosial," ungkapnya.

Menurut Maryan, total angka pernikahan dini di Lambar sejak bulan Januari hingga Agustus 2021 tercatat sebanyak 42 kasus.

"Di antaranya laki-laki 6 orang kemudian perempuan 36 orang, sehingga tercatat angka pernikahan dini di Lambar sebanyak 42," bebernya.

Lebih lanjut Maryan mengatakan, pihaknya menggelar Bimwin tersebut bersama dengan Dinas KBPP dan PA Lambar dan juga Puskesmas Balik Bukit. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya