Harga Naik Jelang Nataru, Dinas Jamin Stok Pangan Cukup
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Harga Naik Jelang Nataru, Dinas Jamin Stok Pangan Cukup

...
Sulaiman
Bandarlampung
17 Desember 2021 - 16:19 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Pedagang cabai dan sayur di Pasar Gintung. Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Dinas Ketahanan Pangan Bandarlampung meyakini stok pangan di kota ini masih mencukupi. 

Meski begitu, mereka mengakui terdapat kenaikan pada sejumlah bahan pangan. 

Karenanya, mereka segera melakukan sidak untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bandarlampung, I Kadek Sumarta, menerangkan, bahan pangan yang naik harga di antaranya minyak goreng dan cabai.

"Untuk minyak goreng kita sudah dapat bantuan sehingga bisa ada pasar murah dengan harga Rp14 ribu per liter," ungkapnya, Jumat (17/12/2021).

Sementara untuk kenaikan harga cabai, menurut Kadek dikarenakan permasalahan distribusi yang agak terlambat dari petani.

Selama ini cabai dipasok dari Pulau Jawa karena petani di Lampung belum panen.

Kemudian untuk telur, Kadek mengatakan ada kenaikan rata-rata Rp500 per kilogram (kg). Saat ini harga di pasaran Rp26 ribu per kg. 

"Kalau beras dan lainnya masih stabil dan persediaan sangat mencukupi untuk Kota Bandarlampung," ujarnya.

Sementara untuk ikan laut yang juga naik harga disebabkan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Sehingga, nelayan jarang melaut. 

Namun begitu, kenaikan harga ikan laut tidak berpengaruh siginifikan terhadap masyarakat. Pasalnya, warga Bandarlampung juga mengonsumsi ikan air tawar. 

Untuk ikan air tawar stoknya cukup dengan harga stabil. Harga lele, misalnya, Rp14 ribu per kg di tempat budidaya

Sedangkan di pasar dijual kurang lebih Rp20 ribu per kg. Untuk ikan emas kurang lebih Rp25-30 ribu per kg. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Harga Naik Jelang Nataru, Dinas Jamin Stok Pangan Cukup

...
Sulaiman
Bandarlampung
17 Desember 2021 - 16:19 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Pedagang cabai dan sayur di Pasar Gintung. Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Dinas Ketahanan Pangan Bandarlampung meyakini stok pangan di kota ini masih mencukupi. 

Meski begitu, mereka mengakui terdapat kenaikan pada sejumlah bahan pangan. 

Karenanya, mereka segera melakukan sidak untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bandarlampung, I Kadek Sumarta, menerangkan, bahan pangan yang naik harga di antaranya minyak goreng dan cabai.

"Untuk minyak goreng kita sudah dapat bantuan sehingga bisa ada pasar murah dengan harga Rp14 ribu per liter," ungkapnya, Jumat (17/12/2021).

Sementara untuk kenaikan harga cabai, menurut Kadek dikarenakan permasalahan distribusi yang agak terlambat dari petani.

Selama ini cabai dipasok dari Pulau Jawa karena petani di Lampung belum panen.

Kemudian untuk telur, Kadek mengatakan ada kenaikan rata-rata Rp500 per kilogram (kg). Saat ini harga di pasaran Rp26 ribu per kg. 

"Kalau beras dan lainnya masih stabil dan persediaan sangat mencukupi untuk Kota Bandarlampung," ujarnya.

Sementara untuk ikan laut yang juga naik harga disebabkan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Sehingga, nelayan jarang melaut. 

Namun begitu, kenaikan harga ikan laut tidak berpengaruh siginifikan terhadap masyarakat. Pasalnya, warga Bandarlampung juga mengonsumsi ikan air tawar. 

Untuk ikan air tawar stoknya cukup dengan harga stabil. Harga lele, misalnya, Rp14 ribu per kg di tempat budidaya

Sedangkan di pasar dijual kurang lebih Rp20 ribu per kg. Untuk ikan emas kurang lebih Rp25-30 ribu per kg. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya