Lapor Bu Wali, Sejumlah Jalan di Bandarlampung Bergelombang dan Berlubang
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Lapor Bu Wali, Sejumlah Jalan di Bandarlampung Bergelombang dan Berlubang

...
Sulaiman
Bandarlampung
24 Oktober 2021 - 17:54 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Lubang besar di Jalan KH Hasyim Asy'ari. Foto-foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Sejumlah titik jalan protokol di Bandarlampung mengalami kerusakan, baik bergelombang maupun berlubang.

Pantauan Rilisid Lampung Minggu (24/10/2021), terlihat lubang cukup dalam di Jalan KH Hasyim Asy'ari, Gedungpakuon, Telukbetung Selatan (TbS). 

Lubang tepat di depan Pasar Cimeng ini diperkirakan sedalam antara 3 hingga 5 centimeter. 

Di jalan yang sama ditemukan juga beberapa lubang cukup dalam hingga ke Jalan WR Supratman. Tepatnya, pertigaan menuju Jalan Basuki Rahmat.

Kondisi ini berbahaya mengingat jalan tersebut cukup ramai di pagi dan sore hari. 

Jalan berlubang juga ditemukan di Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Kelapatiga, Tanjungkarang Barat (TkB).

Lubangnya dalam dan panjang sehingga jika hujan sering tergenang dan tak terlihat oleh pengguna jalan.


Kemudian di Jalan Agus Salim menuju RA Kartini, ada lubang sebelum tikungan yang cukup dalam.

Bahkan di Jalan RA Kartini tepatnya di area Pasar Tengah dekat lampu merah Tugu Juang, terdapat jalan berlubang yang merupakan penutup gorong-gorong di lokasi tersebut. 


Ditemukan juga jalan bergelombang dan berlubang di Jalan ZA Pagar Alam, tepatnya di seberang pembangunan Living Plaza.

Sangat membahayakan mengingat di lokasi tersebut apabila malam tidak cukup terang.


Salah seorang pria yang bekerja sebagai 'Pak Ogah' di depan pembangunan Living Plaza mengatakan, tidak jarang di lokasi orang-orang terpeleset karena kaget atau mencoba menghindar dari lubang.

"Itu kan agak tinggi Bang (gelombang aspal) jadi kadang karena ngebut dan nggak tahu kalau ada gelombang, motor suka terpeleset," ujarnya. 

Agus, tukang parkir di area Pasar Cimeng menyebut, kalau tidak hati-hati pengendara sepeda motor bisa jatuh jika terperosok ke lubang.

"Ini kan kalau pagi ramai, terus macet. Maunya sih ditambal saja, kayak lubang yang lain, biar nggak bahaya," tuturnya. 

Hingga berita diturunkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandarlampung Iwan Gunawan belum dapat dikonfirmasi.

Telepon dengan nomor 0811798*** tak mendapat jawaban. Begitu juga dengan pesan singkat. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Lapor Bu Wali, Sejumlah Jalan di Bandarlampung Bergelombang dan Berlubang

...
Sulaiman
Bandarlampung
24 Oktober 2021 - 17:54 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Lubang besar di Jalan KH Hasyim Asy'ari. Foto-foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Sejumlah titik jalan protokol di Bandarlampung mengalami kerusakan, baik bergelombang maupun berlubang.

Pantauan Rilisid Lampung Minggu (24/10/2021), terlihat lubang cukup dalam di Jalan KH Hasyim Asy'ari, Gedungpakuon, Telukbetung Selatan (TbS). 

Lubang tepat di depan Pasar Cimeng ini diperkirakan sedalam antara 3 hingga 5 centimeter. 

Di jalan yang sama ditemukan juga beberapa lubang cukup dalam hingga ke Jalan WR Supratman. Tepatnya, pertigaan menuju Jalan Basuki Rahmat.

Kondisi ini berbahaya mengingat jalan tersebut cukup ramai di pagi dan sore hari. 

Jalan berlubang juga ditemukan di Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Kelapatiga, Tanjungkarang Barat (TkB).

Lubangnya dalam dan panjang sehingga jika hujan sering tergenang dan tak terlihat oleh pengguna jalan.


Kemudian di Jalan Agus Salim menuju RA Kartini, ada lubang sebelum tikungan yang cukup dalam.

Bahkan di Jalan RA Kartini tepatnya di area Pasar Tengah dekat lampu merah Tugu Juang, terdapat jalan berlubang yang merupakan penutup gorong-gorong di lokasi tersebut. 


Ditemukan juga jalan bergelombang dan berlubang di Jalan ZA Pagar Alam, tepatnya di seberang pembangunan Living Plaza.

Sangat membahayakan mengingat di lokasi tersebut apabila malam tidak cukup terang.


Salah seorang pria yang bekerja sebagai 'Pak Ogah' di depan pembangunan Living Plaza mengatakan, tidak jarang di lokasi orang-orang terpeleset karena kaget atau mencoba menghindar dari lubang.

"Itu kan agak tinggi Bang (gelombang aspal) jadi kadang karena ngebut dan nggak tahu kalau ada gelombang, motor suka terpeleset," ujarnya. 

Agus, tukang parkir di area Pasar Cimeng menyebut, kalau tidak hati-hati pengendara sepeda motor bisa jatuh jika terperosok ke lubang.

"Ini kan kalau pagi ramai, terus macet. Maunya sih ditambal saja, kayak lubang yang lain, biar nggak bahaya," tuturnya. 

Hingga berita diturunkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandarlampung Iwan Gunawan belum dapat dikonfirmasi.

Telepon dengan nomor 0811798*** tak mendapat jawaban. Begitu juga dengan pesan singkat. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya