Legislator Prihatin Upah Honorer, Sekprov Janji Naikkan
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Legislator Prihatin Upah Honorer, Sekprov Janji Naikkan

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
24 November 2021 - 19:54 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
ilustrasi: kalbi rikardo

RILISID, Bandarlampung — Anggota Komisi V DPRD Lampung, Aprilliati, prihatin terhadap nasib honorer di Pemprov Lampung.

Saat ini, pendapatan mereka hanya berkisar Rp1,8 juta per bulan. Jauh di bawah UMP 2022 yang ditetapkan Rp2,4 juta. 

"Saya prihatin," ungkap Aprilliati usai pertemuan dengan serikat pekerja, Disnaker Lampung, dan Komisi V DPRD Lampung, Rabu (24/11/2021). 

Terpisah, Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, berjanji menyesuaikan upah honorer dengan UMP Lampung 2022. 

"Kita akan sesuaikan dengan regulasi. Tetapi angkanya tidak harus sama persis dengan UMP," tegasnya. 

Soal kenaikan UMP di angka Rp8.484, ia menjelaskan Dewan Pengupahan Provinsi Lampung telah menetapkan kenaikan sesuai dengan mekanisme. 

"Angka UMP itu berdasarkan data-data akurat, jadi bukan rekayasa. Bahkan di provinsi lain ada yang tidak naik seperti Sumatera Selatan," ujar dia. 

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung, Yurnalis, mengungkapkan saat ini ada sekitar 3.576 tenaga honorer di Pemprov Lampung. 

Terkait kenaikan upah tenaga honorer mengikuti UMP Lampung 2022, menurut dia, perlu pembahasan lebih lanjut. 

"Sebab, kita kan tidak bisa sepihak menaikan upah tenaga honorer," tandasnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Legislator Prihatin Upah Honorer, Sekprov Janji Naikkan

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
24 November 2021 - 19:54 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
ilustrasi: kalbi rikardo

RILISID, Bandarlampung — Anggota Komisi V DPRD Lampung, Aprilliati, prihatin terhadap nasib honorer di Pemprov Lampung.

Saat ini, pendapatan mereka hanya berkisar Rp1,8 juta per bulan. Jauh di bawah UMP 2022 yang ditetapkan Rp2,4 juta. 

"Saya prihatin," ungkap Aprilliati usai pertemuan dengan serikat pekerja, Disnaker Lampung, dan Komisi V DPRD Lampung, Rabu (24/11/2021). 

Terpisah, Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, berjanji menyesuaikan upah honorer dengan UMP Lampung 2022. 

"Kita akan sesuaikan dengan regulasi. Tetapi angkanya tidak harus sama persis dengan UMP," tegasnya. 

Soal kenaikan UMP di angka Rp8.484, ia menjelaskan Dewan Pengupahan Provinsi Lampung telah menetapkan kenaikan sesuai dengan mekanisme. 

"Angka UMP itu berdasarkan data-data akurat, jadi bukan rekayasa. Bahkan di provinsi lain ada yang tidak naik seperti Sumatera Selatan," ujar dia. 

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung, Yurnalis, mengungkapkan saat ini ada sekitar 3.576 tenaga honorer di Pemprov Lampung. 

Terkait kenaikan upah tenaga honorer mengikuti UMP Lampung 2022, menurut dia, perlu pembahasan lebih lanjut. 

"Sebab, kita kan tidak bisa sepihak menaikan upah tenaga honorer," tandasnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya