Pembangunan Ruko di Terminal Sukaraja Macet, Bisnis Pedagang Ikut Seret
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Pembangunan Ruko di Terminal Sukaraja Macet, Bisnis Pedagang Ikut Seret

...
Sulaiman
Bandarlampung
2 September 2021 - 20:03 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung Ahmad Husna, Kamis (2/9/2021). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Rencana perbaikan ruko di Terminal Sukaraja sejak akhir tahun lalu hingga saat ini belum juga terealisasi. Akibatnya. beberapa pedagang yang sebelumnya berjualan di sana tak bisa kembali untuk berbisnis.

Dikonfirmasi perihal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung Ahmad Husna mengatakan, perbaikan beberapa ruko di Terminal Sukaraja belum bisa dilaksanakan. Salah satu faktor yang utama adalah masalah pendanaan.

"Nanti kalau sudah ada perencanaan dari Bappeda maka akan disampaikan secara resmi," ungkapnya, Kamis (2/9/2021).

Husna juga menjelaskan, ruko-ruko tersebut merupakan milik pemkot dan tidak boleh disalahgunakan. Karena, pihaknya tidak melakukan pungutan biaya apapun. 

"Jadi apabila pemkot ingin merehab, mereka (pedagang) harus paham. Nanti apabila sudah dibangun, boleh digunakan kembali," ujarnya. (*)

Editor : Gueade

TAG:

Berita Lainnya

Pembangunan Ruko di Terminal Sukaraja Macet, Bisnis Pedagang Ikut Seret

...
Sulaiman
Bandarlampung
2 September 2021 - 20:03 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung Ahmad Husna, Kamis (2/9/2021). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Rencana perbaikan ruko di Terminal Sukaraja sejak akhir tahun lalu hingga saat ini belum juga terealisasi. Akibatnya. beberapa pedagang yang sebelumnya berjualan di sana tak bisa kembali untuk berbisnis.

Dikonfirmasi perihal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung Ahmad Husna mengatakan, perbaikan beberapa ruko di Terminal Sukaraja belum bisa dilaksanakan. Salah satu faktor yang utama adalah masalah pendanaan.

"Nanti kalau sudah ada perencanaan dari Bappeda maka akan disampaikan secara resmi," ungkapnya, Kamis (2/9/2021).

Husna juga menjelaskan, ruko-ruko tersebut merupakan milik pemkot dan tidak boleh disalahgunakan. Karena, pihaknya tidak melakukan pungutan biaya apapun. 

"Jadi apabila pemkot ingin merehab, mereka (pedagang) harus paham. Nanti apabila sudah dibangun, boleh digunakan kembali," ujarnya. (*)

Editor : Gueade

TAG:

Berita Lainnya