Perairan Laut Lampung Tercemar Limbah Diduga dari Kapal Tanker, Mabes Polri Diminta Turun
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Perairan Laut Lampung Tercemar Limbah Diduga dari Kapal Tanker, Mabes Polri Diminta Turun

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
14 September 2021 - 14:08 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Ketua Komisi II DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi. Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Partai NasDem, Wahrul Fauzi Silalahi mendesak Mabes Polri mengusut pencemaran limbah yang terjadi di Teluk Lampung.

Menurutnya, pencemaran limbah ini telah menyebabkan kerugian materil maupun immateril yang berdampak langsung kepada masyarakat pesisir Lampung.

“Pada saat saya melakukan reses hampir satu pekan ini masyarakat mengadu ke saya. Mereka kebingungan karena bagi para nelayan khususnya, tidak bisa mendapatkan ikan. Belum lagi masyarakat yang mandi mengalami gatal-gatal,” katanya, Selasa (14/9/2021).

Selain itu, Ketua DPD Partai NasDem ini mengungkapkan bahwa pengelola tempat wisata di pesisir pantai mengalami kerugian materi akibat pencemaran tersebut.

“Selain barang-barang yang rusak, air juga keruh dan daerah yang tercemar seperti Ketapang, Katibung melewati Desa Sebalang hingga Babatan serta Kecamatan Rajabasa,” paparnya.

Karenanya, Wahrul sekali lagi berharap agar Mabes Polri turun tangan langsung guna mengusut kasus pencemaran limbah ini.

“Polri harus segera mengecek kesyahbandaran, mengecek dari mana kapal berasal dan siapa pemiliknya guna untuk mempertanggungjawabkan atas apa yang terjadi,” harapnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Perairan Laut Lampung Tercemar Limbah Diduga dari Kapal Tanker, Mabes Polri Diminta Turun

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
14 September 2021 - 14:08 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Ketua Komisi II DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi. Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Partai NasDem, Wahrul Fauzi Silalahi mendesak Mabes Polri mengusut pencemaran limbah yang terjadi di Teluk Lampung.

Menurutnya, pencemaran limbah ini telah menyebabkan kerugian materil maupun immateril yang berdampak langsung kepada masyarakat pesisir Lampung.

“Pada saat saya melakukan reses hampir satu pekan ini masyarakat mengadu ke saya. Mereka kebingungan karena bagi para nelayan khususnya, tidak bisa mendapatkan ikan. Belum lagi masyarakat yang mandi mengalami gatal-gatal,” katanya, Selasa (14/9/2021).

Selain itu, Ketua DPD Partai NasDem ini mengungkapkan bahwa pengelola tempat wisata di pesisir pantai mengalami kerugian materi akibat pencemaran tersebut.

“Selain barang-barang yang rusak, air juga keruh dan daerah yang tercemar seperti Ketapang, Katibung melewati Desa Sebalang hingga Babatan serta Kecamatan Rajabasa,” paparnya.

Karenanya, Wahrul sekali lagi berharap agar Mabes Polri turun tangan langsung guna mengusut kasus pencemaran limbah ini.

“Polri harus segera mengecek kesyahbandaran, mengecek dari mana kapal berasal dan siapa pemiliknya guna untuk mempertanggungjawabkan atas apa yang terjadi,” harapnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya