Reihana Akui Ada Kesalahan Input Data Covid-19 Lampung
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Reihana Akui Ada Kesalahan Input Data Covid-19 Lampung

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
19 Agustus 2021 - 19:29 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Ilustrasi/Kalbi Rikardo

RILISID, Bandarlampung — Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana mengomentari dugaan pemalsuan data di beberapa kabupaten di Lampung.

Dalam pemberitaan Rilisid Lampung, Rabu (18/8/2021) kemarin, Anggota Komisi V DPRD Lampung Maulidah Zauroh menyebutkan adanya dugaan pemalsuan data covid-19 di Lampung.

Reihana mengakui bahwa terjadi kesalahan dalam penginputan data covid-19 di beberapa kabupaten.

“Itu terjadi di awal-awal pandemi belum sinkron datanya, tetapi sekarang sudah sinkron,” dalih Reihana saat dikonfirmasi Rilisid Lampung, Kamis (19/8/2021).

Sementara saat dikonfirmasi soal rendahnya angka vaksinasi di Lampung, Reihana menjelaskan saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung masih terus mengejar vaksin ke pusat.

Menurutnya jumlah sasaran vaksinasi di Lampung sebanyak 6.645.226 jiwa, dan jumlah kebutuhan vaksin sekitar mencapai 14.619.497 dosis untuk vaksinasi pertama dan kedua.  

"Saat ini jumlah vaksin yang telah diterima Lampung dari Kementerian Kesehatan mencapai 2.269.100 atau sekitar 15,52 persen. Kemudian sudah terdistribusi mencapai 2.126.412 dosis. sehingga masih ada kekurangan sekitar 12.350.397 dosis," tutupnya. (*)

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya

Reihana Akui Ada Kesalahan Input Data Covid-19 Lampung

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
19 Agustus 2021 - 19:29 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Ilustrasi/Kalbi Rikardo

RILISID, Bandarlampung — Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana mengomentari dugaan pemalsuan data di beberapa kabupaten di Lampung.

Dalam pemberitaan Rilisid Lampung, Rabu (18/8/2021) kemarin, Anggota Komisi V DPRD Lampung Maulidah Zauroh menyebutkan adanya dugaan pemalsuan data covid-19 di Lampung.

Reihana mengakui bahwa terjadi kesalahan dalam penginputan data covid-19 di beberapa kabupaten.

“Itu terjadi di awal-awal pandemi belum sinkron datanya, tetapi sekarang sudah sinkron,” dalih Reihana saat dikonfirmasi Rilisid Lampung, Kamis (19/8/2021).

Sementara saat dikonfirmasi soal rendahnya angka vaksinasi di Lampung, Reihana menjelaskan saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung masih terus mengejar vaksin ke pusat.

Menurutnya jumlah sasaran vaksinasi di Lampung sebanyak 6.645.226 jiwa, dan jumlah kebutuhan vaksin sekitar mencapai 14.619.497 dosis untuk vaksinasi pertama dan kedua.  

"Saat ini jumlah vaksin yang telah diterima Lampung dari Kementerian Kesehatan mencapai 2.269.100 atau sekitar 15,52 persen. Kemudian sudah terdistribusi mencapai 2.126.412 dosis. sehingga masih ada kekurangan sekitar 12.350.397 dosis," tutupnya. (*)

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya