Tersangka Korupsi, Kepala dan Bendahara Kampung Bumisari, Rawapitu Ditahan
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Tersangka Korupsi, Kepala dan Bendahara Kampung Bumisari, Rawapitu Ditahan

...
Albari Akbar
Tulangbawang
12 November 2021 - 10:23 WIB
Daerah | RILISID
...
Kepala Kampung Bumisari Andi Hajar Pranoto. Foto: Istimewa

RILISID, Tulangbawang — Kejaksaan Negeri Tulangbawang (Kejari Tuba) menetapkan Andi Hajar Pranoto (39) dan Suryatin (36) sebagai tersangka kasus korupsi, Kamis (11/11/2021). 

Keduanya adalah kepala dan bendahara Kampung Bumisari Kecamatan Rawapitu, Tulangbawang. 

Mereka menjadi tersangka kasus korupsi APBKam Bumisari tahun anggaran 2019.

Menurut Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulangbawang, Leonardo Adiguna, penetapan tersangka keduanya didasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejari Tuba. 

Dalam surat bernomor Print-03/L.8.18/Fd.1/11/2021 tanggal 11 November 2021 ini kedua tersangka diduga menyalahgunakan dan melakukan penyimpangan APBKam.

Terdapat perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan Alokasi Dana Kampung (ADK) dan Dana Kampung (DK) pada Kampung Bumisari dengan nilai kerugian negara sekitar Rp302,5 juta.

"Mereka kini ditahan di Rumah Tahanan Negara Polres Tuba," ujar Leonardo.  

Pemeriksaan dan penahanan para tersangka dilakukan dengan protokol kesehatan. Keduanya lebih dulu di tes swab antigen. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Tersangka Korupsi, Kepala dan Bendahara Kampung Bumisari, Rawapitu Ditahan

...
Albari Akbar
Tulangbawang
12 November 2021 - 10:23 WIB
Daerah | RILISID
...
Kepala Kampung Bumisari Andi Hajar Pranoto. Foto: Istimewa

RILISID, Tulangbawang — Kejaksaan Negeri Tulangbawang (Kejari Tuba) menetapkan Andi Hajar Pranoto (39) dan Suryatin (36) sebagai tersangka kasus korupsi, Kamis (11/11/2021). 

Keduanya adalah kepala dan bendahara Kampung Bumisari Kecamatan Rawapitu, Tulangbawang. 

Mereka menjadi tersangka kasus korupsi APBKam Bumisari tahun anggaran 2019.

Menurut Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulangbawang, Leonardo Adiguna, penetapan tersangka keduanya didasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejari Tuba. 

Dalam surat bernomor Print-03/L.8.18/Fd.1/11/2021 tanggal 11 November 2021 ini kedua tersangka diduga menyalahgunakan dan melakukan penyimpangan APBKam.

Terdapat perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan Alokasi Dana Kampung (ADK) dan Dana Kampung (DK) pada Kampung Bumisari dengan nilai kerugian negara sekitar Rp302,5 juta.

"Mereka kini ditahan di Rumah Tahanan Negara Polres Tuba," ujar Leonardo.  

Pemeriksaan dan penahanan para tersangka dilakukan dengan protokol kesehatan. Keduanya lebih dulu di tes swab antigen. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya