Tinjau PTM di SMK Pelita, Dendi Ingatkan Sekolah Tak Jadi Klaster Baru Covid-19
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Tinjau PTM di SMK Pelita, Dendi Ingatkan Sekolah Tak Jadi Klaster Baru Covid-19

...
Darmansyah Kiki
Pesawaran
13 September 2021 - 19:40 WIB
Daerah | RILISID
...
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat berinteraksi dengan murid-Murid di ruang kelas SMK Pelita Pesawaran. Foto: Istimewa

RILISID, Pesawaran — Hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Pesawaran berjalan lancar. Kendati demikian, Pemkab Pesawaran melakukan evaluasi mingguan agar PTM tidak malah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan hal ini saat meninjau PTM di SMK Pelita Pesawaran, Senin (13/9/2021).

Ia didampingi Kepala Dinas Pendidikan Fauzan Suadi dan Kepala BPBD Pesawaran Mustari.

"Setiap sekolah harus menggunakan SOP (standar operasional prosedur) protokol kesehatan mulai dari pintu gerbang, kelas, sampai anak-anak pulang. Ini tanggung jawab sekolah," ingat Dendi.

Dendi mengaku puas melihat kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMK Pelita. Ia menilai penerapan PTM di sini berjalan sangat baik. Sebagai masukan, ia meminta sekolah membentuk Satuan Tugas Covid-19.

"Kalau memang kekurangan SDM, rekrut kembali tenaga honor untuk menjadi Satgas Covid-19 di SMK Pelita. Karena guru fokus untuk kegiatan belajar mengajar,"tegasnya.

Dendi sempat berdialog dan menguji wawasan siswa seputar Covid-19. Seperti apa yang dimaksudkan dengan istilah 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan membatasi mobilitas).

Agar PTM tak menjadi klaster baru, Dendi meminta tim Satgas dan Dinas Pendidikan hingga Korcam mengawasi. Jangan sampai ada siswa yang terpapar Covid-19 saat PTM.

Sementara itu, Kepala SMK Pelita Aunurrofiq mengatakan, untuk tetap terus melaksanakan PTM pihak sekolah akan berupaya semaksimal mungkin menerapkan prokes dengan sangat ketat.

"Mudah-mudahan pembelajaran tatap muka ini bisa berlangsung terus. Mohon doa restunya agar PTM terus berlangsung tanpa adanya jeda atau ditutup kembali," pungkasnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Tinjau PTM di SMK Pelita, Dendi Ingatkan Sekolah Tak Jadi Klaster Baru Covid-19

...
Darmansyah Kiki
Pesawaran
13 September 2021 - 19:40 WIB
Daerah | RILISID
...
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat berinteraksi dengan murid-Murid di ruang kelas SMK Pelita Pesawaran. Foto: Istimewa

RILISID, Pesawaran — Hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Pesawaran berjalan lancar. Kendati demikian, Pemkab Pesawaran melakukan evaluasi mingguan agar PTM tidak malah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan hal ini saat meninjau PTM di SMK Pelita Pesawaran, Senin (13/9/2021).

Ia didampingi Kepala Dinas Pendidikan Fauzan Suadi dan Kepala BPBD Pesawaran Mustari.

"Setiap sekolah harus menggunakan SOP (standar operasional prosedur) protokol kesehatan mulai dari pintu gerbang, kelas, sampai anak-anak pulang. Ini tanggung jawab sekolah," ingat Dendi.

Dendi mengaku puas melihat kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMK Pelita. Ia menilai penerapan PTM di sini berjalan sangat baik. Sebagai masukan, ia meminta sekolah membentuk Satuan Tugas Covid-19.

"Kalau memang kekurangan SDM, rekrut kembali tenaga honor untuk menjadi Satgas Covid-19 di SMK Pelita. Karena guru fokus untuk kegiatan belajar mengajar,"tegasnya.

Dendi sempat berdialog dan menguji wawasan siswa seputar Covid-19. Seperti apa yang dimaksudkan dengan istilah 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan membatasi mobilitas).

Agar PTM tak menjadi klaster baru, Dendi meminta tim Satgas dan Dinas Pendidikan hingga Korcam mengawasi. Jangan sampai ada siswa yang terpapar Covid-19 saat PTM.

Sementara itu, Kepala SMK Pelita Aunurrofiq mengatakan, untuk tetap terus melaksanakan PTM pihak sekolah akan berupaya semaksimal mungkin menerapkan prokes dengan sangat ketat.

"Mudah-mudahan pembelajaran tatap muka ini bisa berlangsung terus. Mohon doa restunya agar PTM terus berlangsung tanpa adanya jeda atau ditutup kembali," pungkasnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya