Wahai Bakso Sony Jadi Hengkang Nggak? Sudah Dua Bulan Pamitan Loh!
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Wahai Bakso Sony Jadi Hengkang Nggak? Sudah Dua Bulan Pamitan Loh!

...
Sulaiman
Bandarlampung
16 September 2021 - 21:47 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung Yanwardi. Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Pihak Bakso Sonhaji Sony benar-benar menganggap Pemkot Bandarlampung angin lalu. 

Sejak konflik dengan Pemkot mencuat pada 3 Juli 2021 hingga sekarang sudah 2 bulan lebih, pihak Bakso Sony tak juga menunjukkan itikad baik. 

Hingga saat ini manajemen bakso dengan 18 gerai di Bandarlampung itu belum membayar pajak dan enggan memasang tapping box (baca: Pajak Bocor Bakso Sony Diperkirakan Rp14 Miliar, Pemkot Tetap Tagih). 

Malah sejak pamitan untuk hengkang pada 3 Juli itu, sampai kini Bakso Sony masih beroperasional. Tak ada tanda-tanda hengkang (baca: Ribut dengan Pemkot, Bakso Sony Pamit ke Luar Bandarlampung). 

Karena hal itu, Pemkot memastikan akan menutup semua gerai Bakso Sony di Bandarlampung. Sebelumnya, sudah enam gerai yang disegel. 

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung, Yanwardi, mengatakan, penyegelan menyeluruh segera dilakukan. 

"Sudah lapor ke Wali Kota dan Bu Wali telah menyuruh aksi. Tapi kita belum bisa kasih tahu kapan, takut bocor," ungkapnya, Kamis (16/9/2021).

Yanwardi menjelaskan, pihaknya sudah memberikan kelonggaran terhadap manajemen. Mulai dari penutupan satu gerai hingga enam gerai.

Ditambah dispensasi waktu karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), masih juga belum ada itikad baik dari manajemen. 

"Kita tunggu saja aksinya. Ini uang rakyat (pajak) masyarakat bisa komplain. Di bawa ke mana uang itu?" tandasnya. 

Wartawan media ini beberapa kali berupaya meminta konfirmasi ke pemilik Bakso Sony. Mulai mendatangi gerai-gerainya sampai telepon.

Namun, Haji Sony, owner yang sudah 40 tahun berkecimpung di penjualan bakso ini memilih bungkam. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Wahai Bakso Sony Jadi Hengkang Nggak? Sudah Dua Bulan Pamitan Loh!

...
Sulaiman
Bandarlampung
16 September 2021 - 21:47 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung Yanwardi. Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Pihak Bakso Sonhaji Sony benar-benar menganggap Pemkot Bandarlampung angin lalu. 

Sejak konflik dengan Pemkot mencuat pada 3 Juli 2021 hingga sekarang sudah 2 bulan lebih, pihak Bakso Sony tak juga menunjukkan itikad baik. 

Hingga saat ini manajemen bakso dengan 18 gerai di Bandarlampung itu belum membayar pajak dan enggan memasang tapping box (baca: Pajak Bocor Bakso Sony Diperkirakan Rp14 Miliar, Pemkot Tetap Tagih). 

Malah sejak pamitan untuk hengkang pada 3 Juli itu, sampai kini Bakso Sony masih beroperasional. Tak ada tanda-tanda hengkang (baca: Ribut dengan Pemkot, Bakso Sony Pamit ke Luar Bandarlampung). 

Karena hal itu, Pemkot memastikan akan menutup semua gerai Bakso Sony di Bandarlampung. Sebelumnya, sudah enam gerai yang disegel. 

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung, Yanwardi, mengatakan, penyegelan menyeluruh segera dilakukan. 

"Sudah lapor ke Wali Kota dan Bu Wali telah menyuruh aksi. Tapi kita belum bisa kasih tahu kapan, takut bocor," ungkapnya, Kamis (16/9/2021).

Yanwardi menjelaskan, pihaknya sudah memberikan kelonggaran terhadap manajemen. Mulai dari penutupan satu gerai hingga enam gerai.

Ditambah dispensasi waktu karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), masih juga belum ada itikad baik dari manajemen. 

"Kita tunggu saja aksinya. Ini uang rakyat (pajak) masyarakat bisa komplain. Di bawa ke mana uang itu?" tandasnya. 

Wartawan media ini beberapa kali berupaya meminta konfirmasi ke pemilik Bakso Sony. Mulai mendatangi gerai-gerainya sampai telepon.

Namun, Haji Sony, owner yang sudah 40 tahun berkecimpung di penjualan bakso ini memilih bungkam. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya