Wow! Pemprov Lampung Guyur Atlet PON Berprestasi sampai Miliaran Rupiah
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Wow! Pemprov Lampung Guyur Atlet PON Berprestasi sampai Miliaran Rupiah

...
Sulaiman
Bandarlampung
20 Oktober 2021 - 21:58 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Pemberian penghargaan oleh Gubernur Arinal Djunaidi kepada salah satu atlet yang mendapatkan medali emas, Rabu (20/10/2021). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Masyarakat Lampung patut berbangga dengan capaian yang diraih para atlet selama Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. 

Bagaimana tidak. Provinsi Lampung berhasil menjadi juara umum dalam cabang olahraga eksibisi dengan perolehan total 19 emas 7 perak 12 perunggu.

Selain itu, Provinsi Lampung juga mampu masuk dalam 10 besar PON dengan perolehan 14 emas 10 perak 12 perunggu. 

Rinciannya, cabor senam 5 emas 2 perak 2 perunggu; angkat berat 3 emas 1 perak 2 perunggu; dan menembak 2 emas dan 2 perunggu.

Lalu, angkat besi 1 emas 2 perak 1 perunggu; karate 1 emas 2 perunggu; dan muaythai 1 emas. 

Berikutnya, softball meraih 1 emas;  baseball 1 perak; atletik 1 perak 2 perunggu; tarung derajat 1 perak; dan tinju 1 perak. 

Seluruh atlet yang mendapat medali emas masing-masing diberi bonus Rp250 juta.

Sementara untuk peraih medali perak Rp100 juta dan perunggu Rp50 juta.

Kemudian, peraih medali emas berpasangan mendapat Rp375 juta dan medali perunggu berpasangan Rp75 juta. 

Lalu, peraih medali emas beregu Rp1,125 miliar dan peraih medali perak beregu Rp480 juta.

Selain itu, untuk peraih medali emas pada cabang eksebisi mendapatkan Rp50 juta per orang.

Selanjutnya, masing-masing pelatih juga diberi bonus Rp50 juta.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung, Yusuf Barusman, mengatakan capaian ini merupakan langkah awal menuju kejayaan olahraga Lampung. 

Menurut dia, pada awalnya banyak sekali yang pesimistis dan berpikiran negatif. Namun pihaknya mampu meyakinkan seluruh anggota dan para atlet dan dapat membuktikannya.

"Kita yakin selama bekerja keras, bukan mimpi tanpa dasar. Akhirnya sesuai prediksi kita mampu mencapai target," ungkapnya.

Ia menyampaikan pidato tersebut saat penyambutan atlet PON XX di Mahan Agung, Rabu (20/10/2021).

Rektor UBL ini juga mengatakan, banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan ini. Bukan hanya atlet yang berjuang, pelatih dan manajemen juga sudah sangat bekerja keras. 

Ia melanjutkan, atlet-atlet yang pensiun akan diarahkan untuk berkarir sebagai pelatih yang nanti disekolahkan untuk dapat sertifikat pelatih profesional. Selanjutnya bakal diberi gaji dan karir di bidang olahraga, bukan ditempatkan sebagai honorer yang tidak ada kaitannya dengan olahraga.

Lalu, untuk atlet yang nanti disiapkan pada PON XXI Medan, langsung direkrut dan digaji mulai tahun 2022.

"Demikian juga pelatih yang lolos review dan evaluasi, langsung direkrut dan digaji!" jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, pihaknya akan mengedepankan peningkatan SDM atlet.

Namun tentu harus didukung sarana dan prasarana. Seperti tidak adanya lahan untuk membangun sport center

Meski begitu, Lampung ternyata mampu. Maka pembuktian selanjutnya pada PON 2024 di Medan. 

Apresiasi juga disampaikan Ketua Pengprov Perbasasi Rahmat Mirzani Djausal.

Menurutnya, hal ini membuktikan komitmen dan penghargaan yang luar biasa dari gubernur dan pemerintah terhadap pahlawan-pahlawan olahraga Lampung yang sudah mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

"Kami berharap ini juga ke depan akan memotivasi seluruh atlet untuk meningkatkan prestasi di kancah nasional," katanya.(*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Wow! Pemprov Lampung Guyur Atlet PON Berprestasi sampai Miliaran Rupiah

...
Sulaiman
Bandarlampung
20 Oktober 2021 - 21:58 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Pemberian penghargaan oleh Gubernur Arinal Djunaidi kepada salah satu atlet yang mendapatkan medali emas, Rabu (20/10/2021). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Masyarakat Lampung patut berbangga dengan capaian yang diraih para atlet selama Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. 

Bagaimana tidak. Provinsi Lampung berhasil menjadi juara umum dalam cabang olahraga eksibisi dengan perolehan total 19 emas 7 perak 12 perunggu.

Selain itu, Provinsi Lampung juga mampu masuk dalam 10 besar PON dengan perolehan 14 emas 10 perak 12 perunggu. 

Rinciannya, cabor senam 5 emas 2 perak 2 perunggu; angkat berat 3 emas 1 perak 2 perunggu; dan menembak 2 emas dan 2 perunggu.

Lalu, angkat besi 1 emas 2 perak 1 perunggu; karate 1 emas 2 perunggu; dan muaythai 1 emas. 

Berikutnya, softball meraih 1 emas;  baseball 1 perak; atletik 1 perak 2 perunggu; tarung derajat 1 perak; dan tinju 1 perak. 

Seluruh atlet yang mendapat medali emas masing-masing diberi bonus Rp250 juta.

Sementara untuk peraih medali perak Rp100 juta dan perunggu Rp50 juta.

Kemudian, peraih medali emas berpasangan mendapat Rp375 juta dan medali perunggu berpasangan Rp75 juta. 

Lalu, peraih medali emas beregu Rp1,125 miliar dan peraih medali perak beregu Rp480 juta.

Selain itu, untuk peraih medali emas pada cabang eksebisi mendapatkan Rp50 juta per orang.

Selanjutnya, masing-masing pelatih juga diberi bonus Rp50 juta.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung, Yusuf Barusman, mengatakan capaian ini merupakan langkah awal menuju kejayaan olahraga Lampung. 

Menurut dia, pada awalnya banyak sekali yang pesimistis dan berpikiran negatif. Namun pihaknya mampu meyakinkan seluruh anggota dan para atlet dan dapat membuktikannya.

"Kita yakin selama bekerja keras, bukan mimpi tanpa dasar. Akhirnya sesuai prediksi kita mampu mencapai target," ungkapnya.

Ia menyampaikan pidato tersebut saat penyambutan atlet PON XX di Mahan Agung, Rabu (20/10/2021).

Rektor UBL ini juga mengatakan, banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan ini. Bukan hanya atlet yang berjuang, pelatih dan manajemen juga sudah sangat bekerja keras. 

Ia melanjutkan, atlet-atlet yang pensiun akan diarahkan untuk berkarir sebagai pelatih yang nanti disekolahkan untuk dapat sertifikat pelatih profesional. Selanjutnya bakal diberi gaji dan karir di bidang olahraga, bukan ditempatkan sebagai honorer yang tidak ada kaitannya dengan olahraga.

Lalu, untuk atlet yang nanti disiapkan pada PON XXI Medan, langsung direkrut dan digaji mulai tahun 2022.

"Demikian juga pelatih yang lolos review dan evaluasi, langsung direkrut dan digaji!" jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, pihaknya akan mengedepankan peningkatan SDM atlet.

Namun tentu harus didukung sarana dan prasarana. Seperti tidak adanya lahan untuk membangun sport center

Meski begitu, Lampung ternyata mampu. Maka pembuktian selanjutnya pada PON 2024 di Medan. 

Apresiasi juga disampaikan Ketua Pengprov Perbasasi Rahmat Mirzani Djausal.

Menurutnya, hal ini membuktikan komitmen dan penghargaan yang luar biasa dari gubernur dan pemerintah terhadap pahlawan-pahlawan olahraga Lampung yang sudah mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

"Kami berharap ini juga ke depan akan memotivasi seluruh atlet untuk meningkatkan prestasi di kancah nasional," katanya.(*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya