Pemprov Lampung Berharap Itera Bermanfaat untuk Semua Provinsi di Sumatera
lampung@rilis.id
Rabu | 07/11/2018 18.05 WIB
Pemprov Lampung Berharap Itera Bermanfaat untuk Semua Provinsi di Sumatera
Plt. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Lampung Taufik Hidayat saat menjadi pembicara di Kampus Itera, Rabu (7/11/2018). FOTO: HUMAS PEMPROV

RILIS.ID, Bandarlampung – Pelaksana tugas (Plt.) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Lampung Taufik Hidayat berharap Institut Teknologi Sumatera (Itera) bermanfaat untuk semua provinsi di Sumatera.

Hal itu disampaikan saat focus group discussion (FGD) perumusan center of excellence Itera di aula Gedung C lantai 3 Itera, Jatiagung, Lampung Selatan, Rabu (7/11/2018).

“FGD ini dalam rangka menjadi Itera sebagai center of excellence, yang berarti dalam pengembangannya Itera harus mampu bermanfaat bagi semua provinsi di Sumatera,” kata Taufik dalam keterangannya yang diterima Rilislampung, Rabu (7/11/2018).

Menurut dia, diperlukan terobosan seperti memperkuat tenaga penelitian, lembaga penelitian, pelaksanaan riset, penelitian, dan penyusunan konsep pembangunan yang manfaatnya terasa bagi seluruh provinsi di Sumatera.

“Misalnya, menjadikan produk sawit yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Itera harus menjadi riset dan inovasi serta pencetak SDM yang produktif sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi,” ujar Taufik.

Terkait pembangunan dalam perspektif regional, Taufik menjelaskan pertumbuhan ekonomi di Sumatera relatif rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi di Jawa.

Hal ini membuat pemerintah ingin mendistribusikan pembangunan secara merata di Indonesia. Salah satunya melalui kehadiran Itera. Sebab, rata-rata peran Sumatera terhadap nasional (2011-2017) sebesar 24 persen.

Di antaranya dari sektor pertanian dan perikanan sebesar 22,2 persen, industri pengolahan 19,6 persen, pertambangan dan penggalian 16,3 persen, dan perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor 11,8 persen.

Taufik juga berbicara pertumbuhan ekonomi Lampung dalam tiga tahun terakhir yang berada di atas rata-rata nasional.

Pertumbuhan ekonomi Lampung pada tahun ini, masih menurut Taufik, mencapai 5,35 persen dan menempati posisi ketiga terbesar di Sumatera.

Penyumbang tersebar adalah pertanian 30,4 persen, industri pengolahan 18,91 persen, perdagangan dan reparasi kendaraan 11,42 persen.

“Lampung merupakan pengasil ubi kayu nomor satu Indonesia, penghasil pisang nomor dua Indonesia, penghasil jagung nomor satu Sumatera dan ketiga nasional. Kemudian, penghasil padi nomor tiga di Sumatera dan ketujuh secara nasional," paparnya.

Sementara Wakil Rektor Bidang Non-akademik Itera, Sukrasno, menuturkan Itera terus melakukan perkembangan dan pembangunan. Di antaranya rencana peningkatan jurusan program studi, peningkatan jumlah gedung perkuliahan, pembangunan embung untuk melestarikan tata air di Itera dan sekitarnya. Termasuk pembangunan kebun raya.

“Diharapkan FGD ini mampu menghasilkan center of excellence yang tepat untuk Itera dan berdampak besar untuk Sumatera," kata Sukrasno. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID