PTM di Bandarlampung: SMAN 2 Masuk Kelas X-XII, SMAN 3 hanya Siswa X
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

PTM di Bandarlampung: SMAN 2 Masuk Kelas X-XII, SMAN 3 hanya Siswa X

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
13 September 2021 - 20:31 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Blended learning diterapkan SMAN 3 Bandarlampung. Foto: Dwi DS

RILISID, Bandarlampung — Sejumlah SMA di Bandarlampung memulai pembelajaran tatap muka (PTM), Senin (13/9/2021).

Seperti di SMAN 2 dan SMAN 3 Bandarlampung. Namun kedua sekolah ini memiliki kebijakan masing-masing dalam PTM Ini. 

Wakil Kepala Sekolah (Waka) Bidang Humas SMAN 2, Edy Pristiyono, mengatakan pembelajaran diterapkan untuk kelas X, XI, dan XII dengan nomor absensi ganjil. 

"Kita menerapkan blended learning, 50 persen tatap muka sisanya daring dengan google meeting," ungkap dia. 

Sementara, pembagian masuk dibedakan untuk kelas X pukul 07.00 sampai 07.14. Untuk kelas XI pukul 07.15 sampai 07.30. Terakhir, kelas XII pukul 07.30 hingga 07.45 WIB. 

"Hal ini untuk mengantisipasi kerumunan siswa saat masuk sekolah," kata Edi saat ditemui di ruang kerjanya. 

Terpisah, Waka Kurikulum SMAN 3 Iyan Ibrani menjelaskan sekolahnya membuka PTM untuk kelas X baik jurusan IPA maupun IPS. 

"Pembelajarannya hanya 3,5 jam," ungkap Iyan saat dikonfirmasi Rilisidlampung

Ia mengatakan, kelas XI ini terbagi menjadi absensi ganjil dan genap untuk pembelajaran dari Senin sampai Jumat secara bergantian. 

"Jumlah yang PTM sekitar 18 orang satu kelas. Sisanya daring 18 di rumah dengan aplikasi Google Meeting," ucap dia. 

Di waktu sama, Lurah Durian Payung, Rosminah dan Satgas Covid-19 memantau pelaksanaan PTM di SMAN 3 Bandarlampung. 

Ia mengatakan PTM berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. 

"Alhamdulillah hari ini kita memantau PTM berjalan lancar," kata Rusminah usai meninjau SMAN 3 Bandarlampung.

Ia berharap PTM ini terus berjalan dan semua siswa dapat kembali sekolah dengan sistem PTM tersebut.

"Tolong sama-sama mencegah jangan sampai Covid-19 ini menyebar, kita tekankan kepada guru dan murid-murid," pungkasnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

PTM di Bandarlampung: SMAN 2 Masuk Kelas X-XII, SMAN 3 hanya Siswa X

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
13 September 2021 - 20:31 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Blended learning diterapkan SMAN 3 Bandarlampung. Foto: Dwi DS

RILISID, Bandarlampung — Sejumlah SMA di Bandarlampung memulai pembelajaran tatap muka (PTM), Senin (13/9/2021).

Seperti di SMAN 2 dan SMAN 3 Bandarlampung. Namun kedua sekolah ini memiliki kebijakan masing-masing dalam PTM Ini. 

Wakil Kepala Sekolah (Waka) Bidang Humas SMAN 2, Edy Pristiyono, mengatakan pembelajaran diterapkan untuk kelas X, XI, dan XII dengan nomor absensi ganjil. 

"Kita menerapkan blended learning, 50 persen tatap muka sisanya daring dengan google meeting," ungkap dia. 

Sementara, pembagian masuk dibedakan untuk kelas X pukul 07.00 sampai 07.14. Untuk kelas XI pukul 07.15 sampai 07.30. Terakhir, kelas XII pukul 07.30 hingga 07.45 WIB. 

"Hal ini untuk mengantisipasi kerumunan siswa saat masuk sekolah," kata Edi saat ditemui di ruang kerjanya. 

Terpisah, Waka Kurikulum SMAN 3 Iyan Ibrani menjelaskan sekolahnya membuka PTM untuk kelas X baik jurusan IPA maupun IPS. 

"Pembelajarannya hanya 3,5 jam," ungkap Iyan saat dikonfirmasi Rilisidlampung

Ia mengatakan, kelas XI ini terbagi menjadi absensi ganjil dan genap untuk pembelajaran dari Senin sampai Jumat secara bergantian. 

"Jumlah yang PTM sekitar 18 orang satu kelas. Sisanya daring 18 di rumah dengan aplikasi Google Meeting," ucap dia. 

Di waktu sama, Lurah Durian Payung, Rosminah dan Satgas Covid-19 memantau pelaksanaan PTM di SMAN 3 Bandarlampung. 

Ia mengatakan PTM berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. 

"Alhamdulillah hari ini kita memantau PTM berjalan lancar," kata Rusminah usai meninjau SMAN 3 Bandarlampung.

Ia berharap PTM ini terus berjalan dan semua siswa dapat kembali sekolah dengan sistem PTM tersebut.

"Tolong sama-sama mencegah jangan sampai Covid-19 ini menyebar, kita tekankan kepada guru dan murid-murid," pungkasnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya