Peserta PPPK Stres Berat, saat Tes CPNS Listrik Mati dan Server Down
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Peserta PPPK Stres Berat, saat Tes CPNS Listrik Mati dan Server Down

...
Sulaiman
Bandarlampung
13 September 2021 - 23:33 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Layar komputer saat tes SKD CPNS Bandarlampung yang memperlihatkan sulit masuk server, Senin (13/9/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Berbagai kendala mewarnai tes Seleksi Kemampuan Dasar untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (SKD CPNS) guru jalur Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Senin (13/9/2021). Mulai padamnya listrik hingga server down.

Hal ini menyebabkan kesempatan peserta lulus tes menipis, mengancam kelangsungan karir mereka sebagai aparatur sipil negara. Seperti diakui peserta CPNS bernama Try Wahyuni, yang mengikuti tes SKD di SMK Negeri 1 Bandarlampung.

Try mengaku cukup banyak kendala teknis yang membuatnya stres. Persoalan diawali molornya jadwal tes selama satu jam, dari semula pukul 13.00 WIB (Sesi 3) menjadi pukul 14.00 WIB.

"Itu karena problem pada local network lokasi ujian tersebut yang menyebabkan tidak dapat login ke perangkat masing-masing peserta," ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Try, saat peserta sudah dapat login dan melaksanakan ujian, giliran kendala terjadi pada server down. Pada kasus ini peserta sulit mengakses soal ujian di server pusat (info panitia).

"Hal ini menyebabkan peserta ujian kembali mengulang soal ujian dari tahap awal," keluhnya.

Masalah lain ialah terjadinya pemadaman listrik yang membuat ujian terhenti. Peserta diminta menunggu sampai listrik kembali hidup dikarenakan gedung pelaksanaan ujian tidak memiliki fasilitas generator set (genset).

Kemudian, minimnya informasi batas waktu selesai ujian dari panitia lokasi ruangan. Informasi dari panitia, akses ke server soal ujian akan serentak ditutup pukul 18.00 WIB. Ini memaksa peserta buru-buru menyelesaikan ujian walaupun banyak waktu tersisa.

"Saya berharap pemerintah yang berwenang dapat memberikan perhatian terkait hal ini. Sebab, murni kesalahan teknis yang berdampak pada nasib peserta pada hari ini," ujarnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Peserta PPPK Stres Berat, saat Tes CPNS Listrik Mati dan Server Down

...
Sulaiman
Bandarlampung
13 September 2021 - 23:33 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Layar komputer saat tes SKD CPNS Bandarlampung yang memperlihatkan sulit masuk server, Senin (13/9/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Berbagai kendala mewarnai tes Seleksi Kemampuan Dasar untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (SKD CPNS) guru jalur Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Senin (13/9/2021). Mulai padamnya listrik hingga server down.

Hal ini menyebabkan kesempatan peserta lulus tes menipis, mengancam kelangsungan karir mereka sebagai aparatur sipil negara. Seperti diakui peserta CPNS bernama Try Wahyuni, yang mengikuti tes SKD di SMK Negeri 1 Bandarlampung.

Try mengaku cukup banyak kendala teknis yang membuatnya stres. Persoalan diawali molornya jadwal tes selama satu jam, dari semula pukul 13.00 WIB (Sesi 3) menjadi pukul 14.00 WIB.

"Itu karena problem pada local network lokasi ujian tersebut yang menyebabkan tidak dapat login ke perangkat masing-masing peserta," ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Try, saat peserta sudah dapat login dan melaksanakan ujian, giliran kendala terjadi pada server down. Pada kasus ini peserta sulit mengakses soal ujian di server pusat (info panitia).

"Hal ini menyebabkan peserta ujian kembali mengulang soal ujian dari tahap awal," keluhnya.

Masalah lain ialah terjadinya pemadaman listrik yang membuat ujian terhenti. Peserta diminta menunggu sampai listrik kembali hidup dikarenakan gedung pelaksanaan ujian tidak memiliki fasilitas generator set (genset).

Kemudian, minimnya informasi batas waktu selesai ujian dari panitia lokasi ruangan. Informasi dari panitia, akses ke server soal ujian akan serentak ditutup pukul 18.00 WIB. Ini memaksa peserta buru-buru menyelesaikan ujian walaupun banyak waktu tersisa.

"Saya berharap pemerintah yang berwenang dapat memberikan perhatian terkait hal ini. Sebab, murni kesalahan teknis yang berdampak pada nasib peserta pada hari ini," ujarnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya