Sidak Tes CPNS, Ombudsman Lampung Berikan Sejumlah Catatan Kritis
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Sidak Tes CPNS, Ombudsman Lampung Berikan Sejumlah Catatan Kritis

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
16 September 2021 - 16:40 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Ombudsman Lampung melakukan sidak, Foto: Ist

RILISID, Bandarlampung — Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf memantau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CASN 2021 di SMK Yadika Pringsewu, Kamis (16/9) 2021).

Hal ini ia lakukan dalam rangka pengawasan proses praujian dan peninjauan lokasi pelaksanaan.

Selain itu, ia juga me-monitoring titik lainnya yaitu pada lokasi ujian di Institut Teknologi Sumatera (Itera) dengan cara memilih hari secara acak dan dilakukan mendadak (sidak), Senin (13/9/2021). 

“Hari pertama ujian biasanya krusial. Kita sidak agar mengetahui kendala apa yang dihadapi panitia maupun peserta,” jelas Nur Rakhman. 

Ditelusuri lebih lanjut, pihaknya menjelaskan tidak ada temuan khusus yang mengakibatkan batalnya peserta mengikuti ujian dalam pengawasan di itera maupun SMK Yadika Pringsewu.

Namun pihaknya meminta panitia daerah melaksanakan beberapa catatan temuan yang langsung disampaikan pada kunjungan tersebut.

“Untuk di Itera kami menemukan peserta yang hanya memakai masker 1 lapis dan membawa benda yang tidak diperlukan di ruang ujian misalkan pena," urainya.

Untuk itu ia meminta panitia menyediakan masker di meja registrasi dan lebih teliti dalam memeriksa barang bawaan peserta.

Selain itu, ia meminta ibu hamil dan baru melahirkan untuk diprioritaskan. Khusus hal ini, ia mengpresiasi panitia Lampung Selatan.

"Sigap mendahulukan ibu hamil dalam setiap proses praujian, baik dari registrasi penitipan barang sampai didahulukan memasuki ruang ujian," puji Nur Rakhman.

Sementara, untuk pelaksanaan SKD di SMK Yadika Pringsewu yang menjadi catatan utama justru di ruang steril/ruang tunggu dan ruang ujian. Ruangan terasa sangat panas dan banyak peserta yang mengeluhkan.

Namun ia juga mengapresiasi panitia dari Pringsewu yang langsung berkomitmen memasang alat pendingin berupa kipas angin agar peserta lebih nyaman.

Selain itu ia menyoroti penyediaan hand sanitizer di setiap pos pemberhentian dan sabun di toilet karena protokol pencegahan Covid-19 juga menjadi perhatian. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Sidak Tes CPNS, Ombudsman Lampung Berikan Sejumlah Catatan Kritis

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
16 September 2021 - 16:40 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Ombudsman Lampung melakukan sidak, Foto: Ist

RILISID, Bandarlampung — Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf memantau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CASN 2021 di SMK Yadika Pringsewu, Kamis (16/9) 2021).

Hal ini ia lakukan dalam rangka pengawasan proses praujian dan peninjauan lokasi pelaksanaan.

Selain itu, ia juga me-monitoring titik lainnya yaitu pada lokasi ujian di Institut Teknologi Sumatera (Itera) dengan cara memilih hari secara acak dan dilakukan mendadak (sidak), Senin (13/9/2021). 

“Hari pertama ujian biasanya krusial. Kita sidak agar mengetahui kendala apa yang dihadapi panitia maupun peserta,” jelas Nur Rakhman. 

Ditelusuri lebih lanjut, pihaknya menjelaskan tidak ada temuan khusus yang mengakibatkan batalnya peserta mengikuti ujian dalam pengawasan di itera maupun SMK Yadika Pringsewu.

Namun pihaknya meminta panitia daerah melaksanakan beberapa catatan temuan yang langsung disampaikan pada kunjungan tersebut.

“Untuk di Itera kami menemukan peserta yang hanya memakai masker 1 lapis dan membawa benda yang tidak diperlukan di ruang ujian misalkan pena," urainya.

Untuk itu ia meminta panitia menyediakan masker di meja registrasi dan lebih teliti dalam memeriksa barang bawaan peserta.

Selain itu, ia meminta ibu hamil dan baru melahirkan untuk diprioritaskan. Khusus hal ini, ia mengpresiasi panitia Lampung Selatan.

"Sigap mendahulukan ibu hamil dalam setiap proses praujian, baik dari registrasi penitipan barang sampai didahulukan memasuki ruang ujian," puji Nur Rakhman.

Sementara, untuk pelaksanaan SKD di SMK Yadika Pringsewu yang menjadi catatan utama justru di ruang steril/ruang tunggu dan ruang ujian. Ruangan terasa sangat panas dan banyak peserta yang mengeluhkan.

Namun ia juga mengapresiasi panitia dari Pringsewu yang langsung berkomitmen memasang alat pendingin berupa kipas angin agar peserta lebih nyaman.

Selain itu ia menyoroti penyediaan hand sanitizer di setiap pos pemberhentian dan sabun di toilet karena protokol pencegahan Covid-19 juga menjadi perhatian. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya