Wartawan Lampung Diancam Bunuh, Polda Janji Profesional
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Wartawan Lampung Diancam Bunuh, Polda Janji Profesional

...
Pandu Satria
Bandarlampung
24 November 2021 - 16:32 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Karangan bunga di depan Polda Lampung. Foto: Pandu

RILISID, Bandarlampung — Sejumlah dukungan dalam bentuk karangan bunga terhadap jurnalis Lampung yang diancam bunuh meramaikan halaman depan Mapolda Lampung sejak beberapa hari terakhir.

Papan bunga tersebut merupakan bentuk solidaritas yang dikirimkan oleh pimpinan media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Isinya, dukungan kepada Polda Lampung untuk memberantas aksi premanisme terhadap wartawan tintainformasi.com, Amuri Alpa.

Melalui telepon, seseorang mengancam membunuh Amuri. Intimidasi ini terkait pemberitaan rehabilitasi jalan ruas Lematang-Bandarlampung sebesar Rp5,6 miliar.

Amuri yang juga pemimpin redaksi tintainformasi.com telah melaporkan pengancaman ini kepada Polda Lampung, Rabu (17/11/2021).

Menanggapinya, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyatakan kemerdekaan pers wajib dilindungi sesuai Undang-Undang Pers No 40 tahun 1999.

"Namun pers harus membuat pemberitaan yang tepat, cepat, dan akurat," ingat Pandra, Rabu (24/11/2021).

Dia memastikan penyidik Polda Lampung akan menangani kasus ini secara profesional.

Pandra menambahkan institusi Polri juga sudah melakukan kerjasama dalam bentuk nota kesepahaman dengan Dewan Pers.

Kerja sama ini tentang koordinasi dalam perlindungan kemerdekaan pers dan penegakkan hukum terkait penyalahgunaan profesi wartawan.

"Kerjasama ini dibuat karena segala sesuatu menyangkut tugas jurnalistik memang dilindungi oleh undang-undang," kata Pandra. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Wartawan Lampung Diancam Bunuh, Polda Janji Profesional

...
Pandu Satria
Bandarlampung
24 November 2021 - 16:32 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Karangan bunga di depan Polda Lampung. Foto: Pandu

RILISID, Bandarlampung — Sejumlah dukungan dalam bentuk karangan bunga terhadap jurnalis Lampung yang diancam bunuh meramaikan halaman depan Mapolda Lampung sejak beberapa hari terakhir.

Papan bunga tersebut merupakan bentuk solidaritas yang dikirimkan oleh pimpinan media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Isinya, dukungan kepada Polda Lampung untuk memberantas aksi premanisme terhadap wartawan tintainformasi.com, Amuri Alpa.

Melalui telepon, seseorang mengancam membunuh Amuri. Intimidasi ini terkait pemberitaan rehabilitasi jalan ruas Lematang-Bandarlampung sebesar Rp5,6 miliar.

Amuri yang juga pemimpin redaksi tintainformasi.com telah melaporkan pengancaman ini kepada Polda Lampung, Rabu (17/11/2021).

Menanggapinya, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyatakan kemerdekaan pers wajib dilindungi sesuai Undang-Undang Pers No 40 tahun 1999.

"Namun pers harus membuat pemberitaan yang tepat, cepat, dan akurat," ingat Pandra, Rabu (24/11/2021).

Dia memastikan penyidik Polda Lampung akan menangani kasus ini secara profesional.

Pandra menambahkan institusi Polri juga sudah melakukan kerjasama dalam bentuk nota kesepahaman dengan Dewan Pers.

Kerja sama ini tentang koordinasi dalam perlindungan kemerdekaan pers dan penegakkan hukum terkait penyalahgunaan profesi wartawan.

"Kerjasama ini dibuat karena segala sesuatu menyangkut tugas jurnalistik memang dilindungi oleh undang-undang," kata Pandra. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya