Pleno Rekapitulasi Pilkada Pesibar Ricuh, Massa Lempari GSG Selalaw
Anton Suryadi
Selasa | 15/12/2020 15.04 WIB
Pleno Rekapitulasi Pilkada Pesibar Ricuh, Massa Lempari GSG Selalaw
Personel TNI-Polri disiagakan di GSG Selalaw, Selasa (15/12/2020). FOTO: IST

RILIS.ID, Pesisir Barat – Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar) 2020 ricuh, Selasa (15/12/2020). Rapat pun terpaksa dihentikan.

Massa yang mengamuk melempari gedung serba guna (GSG) Pemkab Pesibar dengan batu. 

Sebelumnya, massa berusaha untuk masuk ke dalam gedung, namun aparat gabungan dari kepolisian dan TNI melakukan penjagaan ketat.

Karena gagal masuk GSG, massa kemudian terpancing dan terjadi aksi anarkis.

Massa tampak melempari GSG Selalaw dengan menggunakan batu.

Imbasnya, rapat pleno dihentikan dan semua komisioner KPU, anggota Bawaslu serta PPK diamankan polisi.

Bahkan lima komisioner KPU Pesisir Barat dibawa ke Polres Lampung Barat.

Komisioner KPU Lampung Antoniyus membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Saat terjadi aksi anarkis massa, proses pleno sedang istirahat. Massa yang semakin banyak di luar gedung tiba-tiba melakukan aksi anarkis dengan melempar batu.

"Di tengah rekapitulasi saat istirahat, massa yang banyak diluar melakukan tindakan anarkis. Pihak keamanan langsung bersigap dan provokator tertangkap, namun semua logistik aman dan dijaga ketat TNI serta Polri," kata Antoniyus.

Pihak pemerintah daerah dan para tokoh agama, adat, masyarakat, dan semua tokoh turun ke lokasi untuk menyejukkan suasana dan memberikan pemahaman ke masyarakat.

"Kondisi saat ini walau masih tegang, tapi sudah mulai kondusif. Selanjutnya kami berupaya pleno tetap lanjut, tapi kami masih berkoordinasi kejadiannya seperti apa pasca kejadian ini," ujar Antoniyus.

KPU bersama aparat keamanan di Pesisir Barat sedang mempertimbangkan lokasi dan langkah apa apa yang akan ditempuh, apakah dilanjutkan atau ditunda. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID