HGN Metro, Wahdi Bacakan Pantun untuk Guru
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

HGN Metro, Wahdi Bacakan Pantun untuk Guru

Metro
25 November 2021 - 12:19 WIB
Pendidikan | RILISID
...
Wali Kota Metro Wahdi Siradjudin saat membacakan pantun. Foto: Istimewa

RILISID, Metro — Wali Kota Metro Wahdi Siradjudin menghadiri peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di Rumah Informasi Sejarah, Kamis (25/11/2021).

Wahdi bersama Wakil Wali Kota Metro Qomaruzaman, Bunda Literasi dr Silvi Naharani, Kadisdikbud Suwandi, dan Kadispusarda Farida.

Turut hadir anggota DPRD Metro Ancila Hernani, Ketua IDI Metro dr Agung, dan pengurus HIMAS UM Metro.

Pada peringatan HGN  2021 Wahdi juga meresmikan Taman dr Mas Soemarno Hadiwinoto dan Pojok Baca Sejarah di Rumah Informasi Sejarah.

Saat peresmian pojok baca, Ketua IDI Metro dr Agung menyerahkan buku berjudul Merawat Bangsa, Sejarah Pergerakan Para Dokter Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Wahdi juga membacakan pantun untuk para guru sebagai kado di Hari Guru Nasional. Begini isinya:

Warna Cokelat Kupandang Buah Kenari/ Alangkah Enak Andai Ku Cemil Cemal/ Kiranya Taman dr Seomarno Hadiwinoto ini/ Dapat Tumbuhkan Semangat Hari Guru Nasional//

Sementara itu, Bunda Literasi Kota Metro Silvi Naharani juga berkesempatan merilis dua buku sejarah lokal produksi Bidang Kearsipan Dispusarda. Yakni Metro Era 1942-1950.

Selain itu, buku karya guru MGMP IPS Metro yang berjudul Tokoh, Tempat, Peristiwa dalam Sejarah Lokal Metro. Buku ini merupakan hasil Bimtek Penulisan Sejarah Lokal yang diadakan Bidang Kebudayaan Kota Metro.

"Ini menjadi komitmen kami dalam upaya mendorong visi Kota Metro dan komitmen untuk mendorong Metro menjadi kota literasi ke depannya," tegasnya.

Ketua IKAPI Lampung Ikhsanudin mengatakan hadirnya penerbit lokal Pensil Bersejarah yang juga telah menjadi anggota IKAPI menjadi penanda bergeliatnya literasi sejarah di Metro.

"Kami juga ikut mendorong agar buku sejarah lokal yang ditulis oleh para penulis lokal Metro ini juga bisa terdistribusi ke sekolah-sekolah yang ada di Metro," ungkapnya.

Senada Basirun, guru IPS yang menjadi perwakilan penulis berharap kegiatan bimbingan teknis yang dilakukan ini dapat berkelanjutan.

"Agar meningkatkan kapasitas guru sekaligus meningkatkan literasi sejarah para siswa serta mendorong lahirnya kebijakan terkait pengajaran sejarah lokal," harapnya.

Sebelumnya juga di pagi hari puluhan guru dari berbagai sekolah di Metro bersama Kadisdikbud Kota Metro juga mengikuti tapak tilas sejarah dan cagar budaya bersama Metro Walking Tour dan HIMAS UM Metro.

Terpisah, anggota DPD RI asal Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi kegiatan yang digelar secara gotong-royong tersebut. 

"Ini menunjukan Metro sebagai kota yang berpendidikan yang harapannya bisa menjadi Kota Literasi," pungkasnya. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

HGN Metro, Wahdi Bacakan Pantun untuk Guru

...
[email protected]
Metro
25 November 2021 - 12:19 WIB
Pendidikan | RILISID
...
Wali Kota Metro Wahdi Siradjudin saat membacakan pantun. Foto: Istimewa

RILISID, Metro — Wali Kota Metro Wahdi Siradjudin menghadiri peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di Rumah Informasi Sejarah, Kamis (25/11/2021).

Wahdi bersama Wakil Wali Kota Metro Qomaruzaman, Bunda Literasi dr Silvi Naharani, Kadisdikbud Suwandi, dan Kadispusarda Farida.

Turut hadir anggota DPRD Metro Ancila Hernani, Ketua IDI Metro dr Agung, dan pengurus HIMAS UM Metro.

Pada peringatan HGN  2021 Wahdi juga meresmikan Taman dr Mas Soemarno Hadiwinoto dan Pojok Baca Sejarah di Rumah Informasi Sejarah.

Saat peresmian pojok baca, Ketua IDI Metro dr Agung menyerahkan buku berjudul Merawat Bangsa, Sejarah Pergerakan Para Dokter Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Wahdi juga membacakan pantun untuk para guru sebagai kado di Hari Guru Nasional. Begini isinya:

Warna Cokelat Kupandang Buah Kenari/ Alangkah Enak Andai Ku Cemil Cemal/ Kiranya Taman dr Seomarno Hadiwinoto ini/ Dapat Tumbuhkan Semangat Hari Guru Nasional//

Sementara itu, Bunda Literasi Kota Metro Silvi Naharani juga berkesempatan merilis dua buku sejarah lokal produksi Bidang Kearsipan Dispusarda. Yakni Metro Era 1942-1950.

Selain itu, buku karya guru MGMP IPS Metro yang berjudul Tokoh, Tempat, Peristiwa dalam Sejarah Lokal Metro. Buku ini merupakan hasil Bimtek Penulisan Sejarah Lokal yang diadakan Bidang Kebudayaan Kota Metro.

"Ini menjadi komitmen kami dalam upaya mendorong visi Kota Metro dan komitmen untuk mendorong Metro menjadi kota literasi ke depannya," tegasnya.

Ketua IKAPI Lampung Ikhsanudin mengatakan hadirnya penerbit lokal Pensil Bersejarah yang juga telah menjadi anggota IKAPI menjadi penanda bergeliatnya literasi sejarah di Metro.

"Kami juga ikut mendorong agar buku sejarah lokal yang ditulis oleh para penulis lokal Metro ini juga bisa terdistribusi ke sekolah-sekolah yang ada di Metro," ungkapnya.

Senada Basirun, guru IPS yang menjadi perwakilan penulis berharap kegiatan bimbingan teknis yang dilakukan ini dapat berkelanjutan.

"Agar meningkatkan kapasitas guru sekaligus meningkatkan literasi sejarah para siswa serta mendorong lahirnya kebijakan terkait pengajaran sejarah lokal," harapnya.

Sebelumnya juga di pagi hari puluhan guru dari berbagai sekolah di Metro bersama Kadisdikbud Kota Metro juga mengikuti tapak tilas sejarah dan cagar budaya bersama Metro Walking Tour dan HIMAS UM Metro.

Terpisah, anggota DPD RI asal Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi kegiatan yang digelar secara gotong-royong tersebut. 

"Ini menunjukan Metro sebagai kota yang berpendidikan yang harapannya bisa menjadi Kota Literasi," pungkasnya. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya