PTM SMA Perdana: Per Kelas 18 Siswa, hanya Belajar Tiga Mapel
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

PTM SMA Perdana: Per Kelas 18 Siswa, hanya Belajar Tiga Mapel

...
Sulaiman
Bandarlampung
13 September 2021 - 12:48 WIB
Pendidikan | RILISID
...
Suasana PTM di SMA 8 Bandarlampung, Senin (13/9/2021) (foto: Sulaiman)

RILISID, Bandarlampung — Beberapa sekolah di Bandarlampung mulai SD, SMP, hingga SMA memulai  Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Senin (13/9/2021).

Sekolah tatap muka ini dilakukan setelah hampir dua tahun kegiatan belajar mengajar (KBM) daring. 

Salah satu sekolah yang melaksanakan PTM adalah SMA Negeri 8 Bandarlampung.

Saat wartawan media ini melakukan pantauan, KBM di ruang kelas sudah dimulai. 

Anisa Dwi Pratiwi, siswa kelas 12 IPS 1 mengatakan, dirinya antusias mengikuti PTM pertama ini.

Menurutnya hal ini menjadi peluang bagi dirinya untuk bisa belajar dengan baik.

Pasalnya dia mengaku, selama pembelajaran online, banyak mata pelajaran yang sulit dimengerti.

"Kalau tatap muka kan langsung berinteraksi dengan guru, semoga lebih mudah untuk belajarnya" ungkapnya. 

Ketua OSIS SMA 8 inj menerangkan, teman-temannya juga terlihat antusias. Hanya, lantaran sejak pagi hujan turun  masih banyak siswa belum ke sekolah 

Sementara itu, Kepala SMAN 8 Bandarlampung Zusmiazawati menjelaskan, PTM diterapkan mulai kelas 10 hingga 12. Tapi, setiap kelas dibatasi 18 orang.

"Total setiap kelas ada 36, namun pekan ini siswa dengan absen 1-18, pekan depan 18-36," ungkapnya.

Dia menambajkan, satu hari hanya tiga mata pelajaran (mapel) dengan masing-masing 35 menit tanpa istirahat. 

"Kita juga menyampaikan kepada orang tua untuk membawakan bekal. Sebab, kantin dan pedagang di depan sekolah kita larang untuk berjualan," ujarnya.

Soal prokes, pihaknya membentuk tim satgas sekolah. Di pintu gerbang dilakukan pengecekan suhu. Lalu, siswa cuci tangan sebelum masuk kelas. 

"Di dalam kelas, agar tidak terjadi kerumunan, satu meja kita pasang satu kursi dan guru memastikan selama pembelajaran murid dilarang membuka masker," pungkasnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

PTM SMA Perdana: Per Kelas 18 Siswa, hanya Belajar Tiga Mapel

...
Sulaiman
Bandarlampung
13 September 2021 - 12:48 WIB
Pendidikan | RILISID
...
Suasana PTM di SMA 8 Bandarlampung, Senin (13/9/2021) (foto: Sulaiman)

RILISID, Bandarlampung — Beberapa sekolah di Bandarlampung mulai SD, SMP, hingga SMA memulai  Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Senin (13/9/2021).

Sekolah tatap muka ini dilakukan setelah hampir dua tahun kegiatan belajar mengajar (KBM) daring. 

Salah satu sekolah yang melaksanakan PTM adalah SMA Negeri 8 Bandarlampung.

Saat wartawan media ini melakukan pantauan, KBM di ruang kelas sudah dimulai. 

Anisa Dwi Pratiwi, siswa kelas 12 IPS 1 mengatakan, dirinya antusias mengikuti PTM pertama ini.

Menurutnya hal ini menjadi peluang bagi dirinya untuk bisa belajar dengan baik.

Pasalnya dia mengaku, selama pembelajaran online, banyak mata pelajaran yang sulit dimengerti.

"Kalau tatap muka kan langsung berinteraksi dengan guru, semoga lebih mudah untuk belajarnya" ungkapnya. 

Ketua OSIS SMA 8 inj menerangkan, teman-temannya juga terlihat antusias. Hanya, lantaran sejak pagi hujan turun  masih banyak siswa belum ke sekolah 

Sementara itu, Kepala SMAN 8 Bandarlampung Zusmiazawati menjelaskan, PTM diterapkan mulai kelas 10 hingga 12. Tapi, setiap kelas dibatasi 18 orang.

"Total setiap kelas ada 36, namun pekan ini siswa dengan absen 1-18, pekan depan 18-36," ungkapnya.

Dia menambajkan, satu hari hanya tiga mata pelajaran (mapel) dengan masing-masing 35 menit tanpa istirahat. 

"Kita juga menyampaikan kepada orang tua untuk membawakan bekal. Sebab, kantin dan pedagang di depan sekolah kita larang untuk berjualan," ujarnya.

Soal prokes, pihaknya membentuk tim satgas sekolah. Di pintu gerbang dilakukan pengecekan suhu. Lalu, siswa cuci tangan sebelum masuk kelas. 

"Di dalam kelas, agar tidak terjadi kerumunan, satu meja kita pasang satu kursi dan guru memastikan selama pembelajaran murid dilarang membuka masker," pungkasnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya