Tunggu Aturan Resmi, Kemenag Lampung Beber Empat Rumusan Umrah
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Tunggu Aturan Resmi, Kemenag Lampung Beber Empat Rumusan Umrah

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
22 Oktober 2021 - 17:00 WIB
Ragam | RILISID
...
Kabid PHU Kemenag Lampung, M Ansori F Citra. Foto: Dwi DS

RILISID, Bandarlampung — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung masih menunggu aturan resmi dalam penyelenggaran ibadah umrah yang telah dibuka Pemerintah Arab Saudi. 

Hal ini diungkapan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Lampung, M Ansori F Citra, Jumat (22/10/2021). 

Menurut Ansori, saat ini Kemenag terus berupaya melakukan perumusan dan pelaksanaan ibadah umrah di tengah pandemi. 

Pertama, pelaksanaan ibadah umrah akan dilakukan satu pintu, yakni keberangkatan hanya dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta (Soeta). 

Kedua, akan ada karantina di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta untuk calon jamaah umrah selama tiga hari. 

Namun, lanjut Ansori, untuk di Arab Saudi belum ada informasi tambahan apakah melakukan karantina juga atau tidak. 

"Hal ini juga akan berdampak terhadap biaya, jadi kita masih menunggu," ungkap dia. 

Ketiga, terkait Aplikasi PeduliLindungi yang belum dapat dibaca Arab Saudi, masih ada pembicaraan lebih lanjut apakah memakai aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna dari Arab Saudi. 

Keempat, terkait vaksin booster masih perlu pembahasan lebih lanjut. Pemerintah melalui Kemenag berupaya melobi Pemerintah Arab Saudi untuk hanya mewajibkan vaksin 1 dan 2. 

"Sedang dilobi vaksin Sinovac dan Sinopharm saja sudah cukup, tidak perlu vaksin booster karena kedua vaksin ini juga diakui WHO," lanjut dia. 

Ia berharap, masyarakat Lampung tetap bersabar menunggu kepastian dan aturan dalam pelaksanaan umrah di tengah pandemi saat ini. 

"Sekali lagi mohon bersabar, Pak Menteri juga akan ke Arab Saudi untuk merumuskan aturan ini dan memastikan keberangkatan jamaah umrah terlaksana," tandasnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Tunggu Aturan Resmi, Kemenag Lampung Beber Empat Rumusan Umrah

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
22 Oktober 2021 - 17:00 WIB
Ragam | RILISID
...
Kabid PHU Kemenag Lampung, M Ansori F Citra. Foto: Dwi DS

RILISID, Bandarlampung — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung masih menunggu aturan resmi dalam penyelenggaran ibadah umrah yang telah dibuka Pemerintah Arab Saudi. 

Hal ini diungkapan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Lampung, M Ansori F Citra, Jumat (22/10/2021). 

Menurut Ansori, saat ini Kemenag terus berupaya melakukan perumusan dan pelaksanaan ibadah umrah di tengah pandemi. 

Pertama, pelaksanaan ibadah umrah akan dilakukan satu pintu, yakni keberangkatan hanya dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta (Soeta). 

Kedua, akan ada karantina di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta untuk calon jamaah umrah selama tiga hari. 

Namun, lanjut Ansori, untuk di Arab Saudi belum ada informasi tambahan apakah melakukan karantina juga atau tidak. 

"Hal ini juga akan berdampak terhadap biaya, jadi kita masih menunggu," ungkap dia. 

Ketiga, terkait Aplikasi PeduliLindungi yang belum dapat dibaca Arab Saudi, masih ada pembicaraan lebih lanjut apakah memakai aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna dari Arab Saudi. 

Keempat, terkait vaksin booster masih perlu pembahasan lebih lanjut. Pemerintah melalui Kemenag berupaya melobi Pemerintah Arab Saudi untuk hanya mewajibkan vaksin 1 dan 2. 

"Sedang dilobi vaksin Sinovac dan Sinopharm saja sudah cukup, tidak perlu vaksin booster karena kedua vaksin ini juga diakui WHO," lanjut dia. 

Ia berharap, masyarakat Lampung tetap bersabar menunggu kepastian dan aturan dalam pelaksanaan umrah di tengah pandemi saat ini. 

"Sekali lagi mohon bersabar, Pak Menteri juga akan ke Arab Saudi untuk merumuskan aturan ini dan memastikan keberangkatan jamaah umrah terlaksana," tandasnya. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya