UTD PMI Lampung Butuh Banyak Pendonor Plasma Konvalesen
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

UTD PMI Lampung Butuh Banyak Pendonor Plasma Konvalesen

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
2 Maret 2021 - 16:02 WIB
Kesehatan | RILISID
...
Ilustrasi Plasma Konvalesen. Foto: Ist

RILISID, Bandarlampung — Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lampung akan terus mengevaluasi pelaksanaan donor plasma konvalesen, yang baru hari kedua dilaksanakan bagi penyintas covid-19. 

“Hari ini ada dua orang pendonor plasma yang datang ke sini,” kata Kepala UTD PMI Lampung, dr. Aditya kepada Rilislampung.id, Selasa (2/3/2021).

Hingga kini, pihak UTD PMI masih terus melakukan sosialisasi tentang donor darah konvalesen.

“Kita tidak bisa memaksa orang untuk mendonor, hanya bisa mengajak dan mengimbau kepada mereka, kita juga tidak bisa memberikan imbalan karena sifatnya sukarela,” terusnya. 

Namun, masih kurangnya minat penyitas covid-19 yang telah sembuh untuk mendonor plasma darahnya ini, akan terus dievaluasi untuk pelaksanaan kedepannya lebih baik. 

"Kita akan evaluasi, karena baru mulai juga, kita berharap melakukan yang terbaik. Namun semua tergantung penyitas itu sendiri,” tambah Aditya. 

Lebih lanjut Aditya mengatakan, pendonor juga tidak bisa langsung mendonorkan plasmanya secara langsung, karena perlu pengukuran dan uji laboratorium terlebih dahulu. 

“Misalnya hari ini mau donor, datang terlebih dahulu, kemudian diukur titer antibodinya, kalau sudah cocok baru besoknya bisa donor,” ungkapnya menjelaskan. 

Berbagai upaya pun telah dilakukannya, termasuk meminta bantuan plasma dari luar daerah seperti Jakarta dan Tanggerang. 

Dari informasi yang dikumpulkan, untuk sementara penerima plasma konvalesen tidak ditanggung BPJS Kesehatan, sehingga pasien yang menginginkannya akan dikenakan biaya sebesar Rp2 juta.(*)

 

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya

UTD PMI Lampung Butuh Banyak Pendonor Plasma Konvalesen

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
2 Maret 2021 - 16:02 WIB
Kesehatan | RILISID
...
Ilustrasi Plasma Konvalesen. Foto: Ist

RILISID, Bandarlampung — Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lampung akan terus mengevaluasi pelaksanaan donor plasma konvalesen, yang baru hari kedua dilaksanakan bagi penyintas covid-19. 

“Hari ini ada dua orang pendonor plasma yang datang ke sini,” kata Kepala UTD PMI Lampung, dr. Aditya kepada Rilislampung.id, Selasa (2/3/2021).

Hingga kini, pihak UTD PMI masih terus melakukan sosialisasi tentang donor darah konvalesen.

“Kita tidak bisa memaksa orang untuk mendonor, hanya bisa mengajak dan mengimbau kepada mereka, kita juga tidak bisa memberikan imbalan karena sifatnya sukarela,” terusnya. 

Namun, masih kurangnya minat penyitas covid-19 yang telah sembuh untuk mendonor plasma darahnya ini, akan terus dievaluasi untuk pelaksanaan kedepannya lebih baik. 

"Kita akan evaluasi, karena baru mulai juga, kita berharap melakukan yang terbaik. Namun semua tergantung penyitas itu sendiri,” tambah Aditya. 

Lebih lanjut Aditya mengatakan, pendonor juga tidak bisa langsung mendonorkan plasmanya secara langsung, karena perlu pengukuran dan uji laboratorium terlebih dahulu. 

“Misalnya hari ini mau donor, datang terlebih dahulu, kemudian diukur titer antibodinya, kalau sudah cocok baru besoknya bisa donor,” ungkapnya menjelaskan. 

Berbagai upaya pun telah dilakukannya, termasuk meminta bantuan plasma dari luar daerah seperti Jakarta dan Tanggerang. 

Dari informasi yang dikumpulkan, untuk sementara penerima plasma konvalesen tidak ditanggung BPJS Kesehatan, sehingga pasien yang menginginkannya akan dikenakan biaya sebesar Rp2 juta.(*)

 

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya