Universitas Teknokrat Indonesia dan Polda Lampung Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Universitas Teknokrat Indonesia dan Polda Lampung Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
24 Juli 2021 - 14:57 WIB
Pendidikan | RILISID
...
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kampus Teknokrat, Sabtu (24/7/2021). Foto: Dwi Des

RILISID, Bandarlampung — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali dipercaya Polda Lampung sebagai tempat penyelenggaran vaksinasi, Sabtu (24/7/2021).

Kali ini, Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung mengusung tagline "Gerai Vaksin Presisi Bhakti Kesehatan Bhayangkara Untuk Negeri".

Vaksinasi diberikan kepada 200 warga yang berasal dari Kecamatan Kedaton dam Labuhanratu.

Rektor UTI Nasrullah Yusuf mengucapkan terima kasih karena dipercaya untuk dijadikan tempat penyelenggaraan vaksinasi.

"Terima kasih Polri, Camat Kedaton dan Labuhanratu sudah mempercayakan vaksinasi di Teknokrat," ungkap Nasrullah.

Ia mengaku fasilitas UTI sangat memadai untuk penyelenggaraan program vaksinasi Covid-19.

"Kami memiliki gelanggang yang sudah disiapkan tempatnya, sehingga nyaman, luas dan tidak kepanasan," ujar Nasrullah.

Pada kesempatan yang sama, Nasrullah juga sudah disuntik vaksin dosis kedua dan tidak merasakan efek apapun.

"Alhamdulillah tidak terasa suntik vaksin yang kedua ini, kalau yang lain ada yang ngantuk, lapar saya tidak merasakan sama sekali," katanya.

Sementara, Kapolsek Kedaton Kompol Ery Hafri mengatakan kali ini menargetkan sekitar 200 warga yang menjalani vaksinasi.

"Selain di sini kita juga ada program vaksin keliling yang terbagi-bagi beberapa wilayah sehingga tidak memicu kerumunan saat vaksin," kata Ery.

Camat Kedaton Febriana mengatakan penyelenggaraan vaksin ini sudah ditentukan kuotanya dan penerimanya.

"Sudah kita inventarisir sekitar 200 warga dari Kecamatan Kedaton dan Labuhanratu," ujarnya.

Febriana menambahkan, tingginya antusiasme warga mengikuti program vaksinasi kerap menjadi tantangan tersendiri jika terjadi kerumunan.

"Tantangan kita saat masyarakat berkerumun, belum lagi kalau tidak sesuai jadwalnya banyak warga sudah pada datang," ujarnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Universitas Teknokrat Indonesia dan Polda Lampung Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
24 Juli 2021 - 14:57 WIB
Pendidikan | RILISID
...
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kampus Teknokrat, Sabtu (24/7/2021). Foto: Dwi Des

RILISID, Bandarlampung — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali dipercaya Polda Lampung sebagai tempat penyelenggaran vaksinasi, Sabtu (24/7/2021).

Kali ini, Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung mengusung tagline "Gerai Vaksin Presisi Bhakti Kesehatan Bhayangkara Untuk Negeri".

Vaksinasi diberikan kepada 200 warga yang berasal dari Kecamatan Kedaton dam Labuhanratu.

Rektor UTI Nasrullah Yusuf mengucapkan terima kasih karena dipercaya untuk dijadikan tempat penyelenggaraan vaksinasi.

"Terima kasih Polri, Camat Kedaton dan Labuhanratu sudah mempercayakan vaksinasi di Teknokrat," ungkap Nasrullah.

Ia mengaku fasilitas UTI sangat memadai untuk penyelenggaraan program vaksinasi Covid-19.

"Kami memiliki gelanggang yang sudah disiapkan tempatnya, sehingga nyaman, luas dan tidak kepanasan," ujar Nasrullah.

Pada kesempatan yang sama, Nasrullah juga sudah disuntik vaksin dosis kedua dan tidak merasakan efek apapun.

"Alhamdulillah tidak terasa suntik vaksin yang kedua ini, kalau yang lain ada yang ngantuk, lapar saya tidak merasakan sama sekali," katanya.

Sementara, Kapolsek Kedaton Kompol Ery Hafri mengatakan kali ini menargetkan sekitar 200 warga yang menjalani vaksinasi.

"Selain di sini kita juga ada program vaksin keliling yang terbagi-bagi beberapa wilayah sehingga tidak memicu kerumunan saat vaksin," kata Ery.

Camat Kedaton Febriana mengatakan penyelenggaraan vaksin ini sudah ditentukan kuotanya dan penerimanya.

"Sudah kita inventarisir sekitar 200 warga dari Kecamatan Kedaton dan Labuhanratu," ujarnya.

Febriana menambahkan, tingginya antusiasme warga mengikuti program vaksinasi kerap menjadi tantangan tersendiri jika terjadi kerumunan.

"Tantangan kita saat masyarakat berkerumun, belum lagi kalau tidak sesuai jadwalnya banyak warga sudah pada datang," ujarnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya