Warga Lamtim Derita Kanker Payudara Parah, di Mana Keberadaan Pemerintah?
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Warga Lamtim Derita Kanker Payudara Parah, di Mana Keberadaan Pemerintah?

...
Dwi Des Saputra
Lampung Timur
9 November 2021 - 19:04 WIB
Kesehatan | RILISID
...
Kondisi Yustinar yang menderita kanker payudara. Foto: Istimewa

RILISID, Lampung Timur — Yustinar (45), warga Dusun Tulung Jaya RT 29 RW 07 Desa Sukadana Tengah Kecamatan Sukadana, Lampung Timur hanya bisa duduk lemas di atas kursi.

Hampir satu tahun ini kanker ganas terus mengerogoti payudaranya. Kondisinya dari hari ke hari kian parah. 

Menurut suaminya, Budiman, istrinya beberapa bulan lalu sudah pernah dibawa ke RS Sukadana.

Namun pihak Rumah Sakit (RS) menyarankan dirawat di RS Abdul Moeloek atau dibawa ke RS Dharmais Jakarta karena kondisinya sudah sangat parah.

Tetapi saran pihak RS itu belum bisa dijalankan mengingat masalah ekonomi. Keluarga ini masuk golongan masyarakat prasejahtera.

Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pun hingga kini tak kunjung ke luar.

"Semoga kartu BPJS segera ke luar sehingga bisa membawa istri saya berobat," harapnya. 

Karena ketidakmampuan untuk memperoleh dana yang memadai, satu-satunya upaya pengobatan hanyalah memberikan obat-obatan tradisional. Tapi, itu pun tidak mengurangi keganasan kanker. 

"Bagaimana mau berobat ke Bandarlampung apalagi ke Jakarta? Untuk makan sehari-hari saja kami dibantu tetangga," papar Budiman. 

"Sementara, kerja serabutan yang biasa saya lakoni saat ini sangat sulit dicari," keluhnya pada anggota DPRD Lampung Noverisman Subing, belum lama ini. 

Budiman juga tak bisa pergi jauh-jauh dari rumah untuk merawat istri. Mulai memandikan, memakai pakaian, hingga menyuapi makan. Termasuk urusan buang air besar dan sebagainya.

Pada kesempatan itu Noverisman  meminta pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Timur maupun Provinsi Lampung tanggap.

"Saya dan siapa saja tak akan tega melihat kondisi Ibu Yustinar. Saya berkeyakinan satu-satunya jalan untuk mengobatinya hanya dirawat di RS Dharmais," tuturnya. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Warga Lamtim Derita Kanker Payudara Parah, di Mana Keberadaan Pemerintah?

...
Dwi Des Saputra
Lampung Timur
9 November 2021 - 19:04 WIB
Kesehatan | RILISID
...
Kondisi Yustinar yang menderita kanker payudara. Foto: Istimewa

RILISID, Lampung Timur — Yustinar (45), warga Dusun Tulung Jaya RT 29 RW 07 Desa Sukadana Tengah Kecamatan Sukadana, Lampung Timur hanya bisa duduk lemas di atas kursi.

Hampir satu tahun ini kanker ganas terus mengerogoti payudaranya. Kondisinya dari hari ke hari kian parah. 

Menurut suaminya, Budiman, istrinya beberapa bulan lalu sudah pernah dibawa ke RS Sukadana.

Namun pihak Rumah Sakit (RS) menyarankan dirawat di RS Abdul Moeloek atau dibawa ke RS Dharmais Jakarta karena kondisinya sudah sangat parah.

Tetapi saran pihak RS itu belum bisa dijalankan mengingat masalah ekonomi. Keluarga ini masuk golongan masyarakat prasejahtera.

Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pun hingga kini tak kunjung ke luar.

"Semoga kartu BPJS segera ke luar sehingga bisa membawa istri saya berobat," harapnya. 

Karena ketidakmampuan untuk memperoleh dana yang memadai, satu-satunya upaya pengobatan hanyalah memberikan obat-obatan tradisional. Tapi, itu pun tidak mengurangi keganasan kanker. 

"Bagaimana mau berobat ke Bandarlampung apalagi ke Jakarta? Untuk makan sehari-hari saja kami dibantu tetangga," papar Budiman. 

"Sementara, kerja serabutan yang biasa saya lakoni saat ini sangat sulit dicari," keluhnya pada anggota DPRD Lampung Noverisman Subing, belum lama ini. 

Budiman juga tak bisa pergi jauh-jauh dari rumah untuk merawat istri. Mulai memandikan, memakai pakaian, hingga menyuapi makan. Termasuk urusan buang air besar dan sebagainya.

Pada kesempatan itu Noverisman  meminta pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Timur maupun Provinsi Lampung tanggap.

"Saya dan siapa saja tak akan tega melihat kondisi Ibu Yustinar. Saya berkeyakinan satu-satunya jalan untuk mengobatinya hanya dirawat di RS Dharmais," tuturnya. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya