Rekom PDIP untuk Dendi-Adipati-Loekman Tunggu DPP

Kamis | 11/06/2020 22.11 WIB
Rekom PDIP untuk Dendi-Adipati-Loekman Tunggu DPP
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Bandarlampung – DPP PDIP telah memanggil tiga bakal calon kepala daerah (balonkada) di Lampung, pada Rabu (10/6/2020).

Ketiga balonkada yang dipanggil adalah Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Bupati Waykanan Raden Adipati Surya, dan Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto.

Ketiga balonkada itu dipanggil bersama bakal calon wakil bupati. Yakni Marzuki (Pesawaran), M. Ilyas (Lamteng), dan Edward Anthony yang juga wakil bupati Waykanan.

Meski begitu, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu belum juga memberikan rekomendasi untuk ketiga balonkada tersebut.

“Belum ada surat rekomendasi (untuk ketiga calon)," kata Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDIP Lampung, Endro S. Yahman, Kamis (11/6/2020).

Menurut Endro, pemanggilan ketiga balonkada dalam rangka klarifikasi.

“Belum ada rekomendasi. Pendalaman," ujarnya.

Anggota DPR RI dapil Lampung ini belum bisa memastikan kapan jadwal rekom PDIP untuk ketiga balonkada itu keluar.

"Saya belum tahu kapan rekomendasi keluar. Wewenang yang mengeluarkan rekomendasi yaitu DPP," tutupnya.

Pengamat politik Bendi Juantara mengatakan pemanggilan ketiga petahana dalam kerangka demokrasi merupakan prosedural pemilihan kepala daerah. Sekaligus mengoreksi kinerja kepala daerah.

Menurutnya, partai politik sebagai bagian dari tiang demokrasi berfungsi menyeleksi calon-calon kepala daerah yang sesuai dengan referesentasi kepentingan masyarakat.

Dia menjelaskan dengan adanya pemanggilan balonkada oleh partai politik memungkinkan beberapa hal, yaitu melakukan penilaian sejumlah balonkada yang dianggap unggul dalam survei, lobi-lobi politik kursi kepala daerah atau wakil kepala daerah yang berasal dari PDIP. Ini mengingat Lampung kandang banteng.

Kemudian, penyatuan ideologi, visi dan misi serta rencana strategis pembangunan untuk lima tahun ke depan.

"Sekaligus sinkronisasi strategi dan kesiapan mesin partai untuk mensuport kemenangan bakal calon," terangnya.

Selain itu, masih kata Bendi, pemanggilan kemungkinan terkait rekomendasi untuk berlayar di Pilkada 9 Desember mendatang.

"Walaupun dapat dukungan arus akar rumput jika tidak kuat dalam lobi politik, kemungkinan tergeser juga cukup besar," pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID