Sempat Bertikai, Kedua Sahabat Ini Ikrarkan Perdamaian Melalui Rembuk Pekon
lampung@rilis.id
Selasa | 06/04/2021 18.03 WIB
Sempat Bertikai, Kedua Sahabat Ini Ikrarkan Perdamaian Melalui Rembuk Pekon
Perdamaian dua pihak yang bertikai. Foto: Istimewa

RILIS.ID, Tanggamus – Adanya masalah perselisihan dan penganiayaan antara dua sahabat di Tanggamus, diselesaikan dengan cara musyawarah atau rembuk pekon, Selasa (6/4/2021). Peristiwa perselisihan dan penganiayaan ringan itu terjadi di Pekon atau Desa Bandar Sukabumi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Kabupaten Tanggamus.

Kapolsek Wonosobo Iptu Juniko mengatakan, dugaan tindak pidana penganiayaan itu terjadi pada Senin (5/4/2021) kemarin, antara Tabroni dan Suherlan.

“Keduanya ini sebenarnya adalah sahabat, maka setelah dimediasi, keduanya sepakat melakukan perdamaian secara kekeluargaan,” ungkap Juniko dalam siaran pers yang diterima Rilislampung, Selasa (6/4/2021).

Juniko menjelaskan, dalam perdamaian tersebut kedua pihak sepakat berdamai dengan mengakui kesalahannya masing-masing dan saling meminta maaf.

Selanjutnya, pihak yang menganiaya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi, dan keduanya kembali menjalin silaturahim yang baik.

“Pihak pertama dan pihak kedua tidak akan saling menuntut secara hukum dikemudian hari,” jelas Juniko.

Rembuk pekon digelar di balai pekon setempat dan disaksikan oleh Kapolsek Wonosobo Iptu Juniko, Kapolsubsektor BNS Ipda Arif Janto dan Bhabinmamtibmas. Lalu Babinsa Serda Pujianto, Kepala Pekon Bandar Sukabumi beserta perangkat pekon, serta kedua pihak berselisih dan keluarganya.

Sementara Arif Janto mengimbau kedua pihak tidak mengulangi perbuatannya dan tidak saling dendam, menciptakan situasi aman kondusif, bersama-sama menjaga Kamtibmas serta menerapkan protokol kesehatan. (*)

Editor Andry Kurniawan


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID