Siap-siap! Kepala Daerah yang Tidak Tegakkan Protokol Kesehatan Bakal Dicopot
Segan Simanjuntak
Kamis | 19/11/2020 13.13 WIB
Siap-siap! Kepala Daerah yang Tidak Tegakkan Protokol Kesehatan Bakal Dicopot
Mendagri Tito Karnavian. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Bandarlampung – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian akan memberhentikan kepala daerah yang tidak menegakkan protokol kesehatan Covid-19 di daerahnya masing-masing.

Hal ini tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan untuk Pengendalian Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam salinan instruksi Mendagri yang diterima Rilislampung, Kamis (19/11/2020), kepala daerah diminta menegakkan protokol kesehatan secara konsisten guna mencegah penyebaran Covid-19 dengan berbagai langkah. Seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi melanggar protokol tersebut.

Mendagri juga menginstruksikan gubernur, wali kota dan bupati melakukan langkah-langkah proaktif untuk mencegah penularan Covid-19 dan tidak hanya bertindak responsif atau reaktif. Mencegah lebih baik daripada menindak. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara humanis dan penindakan termasuk pembubaran kerumunan dilakukan secara tegas dan terukur sebagai upaya terakhir.

"Kepala daerah sebagai pemimpin tertinggi pemerintah di daerah harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19, termasuk tidak ikut dalam kerumunan yang berpotensi melanggar protokol kesehatan," tulis Mendagri dalam instruksinya.

Mendagri pun sudah menyiapkan sanksi bagi kepala daerah yang melanggar instruksinya sesuai Pasal 67 huruf b dan Pasal 78 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

"Kepala daerah atau wakil kepala daerah diberhentikan karena dinyatakan melanggar sumpah atau janji jabatan dan tidak melaksanakan kewajiban kepala daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 huruf b," demikian bunyi Instruksi Mendagri tersebut.

Instruksi Mendagri ini mulai berlaku sejak diterbitkan pada 18 November 2020. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID