Tiga Kapuskes Diperiksa, Kadiskes: Dana Cair Baru Rp700 Juta
Juan Situmeang
Jumat | 15/05/2020 20.33 WIB
Tiga Kapuskes Diperiksa, Kadiskes: Dana Cair Baru Rp700 Juta
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/ Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Mesuji – Pemeriksaan terhadap sepuluh Kepala Puskesmas (Kapuskes) Mesuji terkait penggunaan dana percepatan penanganan Covid-19 dimulai, Jumat (15/5/2020).

Pemeriksaan oleh Satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrim Polres Mesuji dimulai dengan tiga kapuskes.

”Kepala Puskesmas Adiluhur dan Margojadi. Satunya saya lupa,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Mesuji, Yanuar.

Menurutnya, materi pemeriksaan seputar penggunaan dana Covid-19.

Ia menjelaskan, meski dana untuk Dinas Kesehatan dalam penanganan Covid-19 cukup besar Rp24 miliar, yang dicairkan baru Rp700 juta.

”Mungkin ada yang bertanya, kenapa dana besar kok APD (alat pelindung diri) kurang-kurang terus. Jadi ya begitu ceritanya. Maka perlu diklarifikasi,” jelasnya.

Kapolres Mesuji AKBP Alim Hadi, di sela-sela kunjungan Komandan Korem 043 Garuda Hitam Lampung membenarkan proses klarifikasi sedang berjalan.

Salah satu petugas kesehatan di puskesmas yang tidak mau disebut namanya mengaku pihak puskesmas sudah bekerja maksimal.

”Kami ini garda terdepan yang berhadapan dengan orang yang mungkin kena virus. Was-was. Jangan kami dibebankan persoalan lain. Kalau seperti pemeriksaan aparat penegak hukum, cobalah Diskes menggambil alih,” keluhnya.

Diketahui, masalah anggaran Covid-19 menjadi isu hanget lantaran ada penemuan mayat anonim wanita di sekitar kompleks perumahan SD Simpangpematang.

Evakuasi jenazah terhambat lebih dari tiga jam karena keterlambatan penanganan. Salah satunya ketidaktersediaan APD untuk penanganan sesuai protokol Covid-19.

Saking minimnya APD, Diskes sampai tidak punya kantong jenazah. Sehingga, mayat anonim harus dibungkus dengan terpal plastik saat proses evakuasi.

Seno (45), warga Simpangpematang, menyatakan prihatin atas penanganan ini.

”Kalau situasi ini saja tim dari pemerintah gagap, apalagi kalau benar-benar orang meninggal dengan Covid-19,” sesalnya. (*)

 

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID