Tiga Pasien Positif Covid-19 Meninggal, Salah Satunya Pedagang Ikan di Bandarlampung
Segan Simanjuntak
Minggu | 25/10/2020 19.32 WIB
Tiga Pasien Positif Covid-19 Meninggal, Salah Satunya Pedagang Ikan di Bandarlampung
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Bandarlampung – Kasus kematian karena virus corona (Covid-19) di Lampung bertambah tiga orang hari ini, Minggu (25/10/2020). Total sudah 64 warga meninggal dunia.

Penambahan tiga pasien meninggal dunia berasal dari Bandarlampung sebanyak dua orang dan satu warga Lampung Timur. Ketiganya merupakan pasien pria.

Dua pasien asal Bandarlampung adalah pasien nomor 1.491 dan pasien 1.595. Sementara satu warga Lamtim tercatat sebagai pasien nomor 1.562.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana mengungkapkan pemakaman ketiga pasien dilakukan secara protokol Covid-19.

Terpisah, juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bandarlampung Ahmad Nurizki mengatakan kedua pasien yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Kedaton dan Tanjungsenang.

Berikut kronologis lengkap ketiga pasien yang meninggal dunia:

Pasien 1.491 berusia 53 tahun
- Pada tanggal 10 Oktober 2020, pasien kontak dengan kerabat yang datang dari Palembang.
- Pada 17 Oktober 2020, pasien mengeluh demam, batuk, dan sesak dan berobat ke salah satu RS swasta di Bandarlampung. Pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif.
- Pada 22 Oktober dilakukan swab pertama dengan hasil positif Covid-19.
- Pada 24 Oktober 2020 pukul 11.10 WIB, pasien mengalami perburukan kesehatan. Pada pukul 13.40 WIB, pasien dinyatakan telah meninggal dunia.

Pasien 1.595 berusia 53 tahun
Pasien merupakan pedagang ikan di salah satu pasar di Bandarlampung.
- Pada 13 Oktober 2020, pasien mengeluh demam, batuk, mual, sakit kepala dan berobat ke salah satu Puskesmas di Bandarlampung.
- Pada 19 Oktober 2020 berobat ke dokter praktek dan dirujuk ke RS swasta di Bandarlampung dan dilakukan rongent dengan hasil broncopneumonia. Kemudian rapid test dengan hasil reaktif.
- Pada 24 Oktober 2020 dilakukan swab pertama dengan hasil positif Covid-19. Pukul 22.10 WIB, pasien dinyatakan telah meninggal dunia.

Pasien 1.562 berusia 45 tahun
- Pada 14 Oktober 2020, pasien melakukan perjalanan ke Bandarlampung.
- Pada 15 Oktober 2020, pasien berobat dengan keluhan sesak napas hingga dirujuk ke RS swasta di Kota Metro.
- Pada 19 Oktober 2020 dipindahkan ke ruang isolasi dan dilakukan swab pertama.
- Pada 20 Oktober 2020 pukul 15.45 WIB, pasien dinyatakan meninggal dunia.
- Pada 23 Oktober 2020, pasien terkonfirmasi Covid-19 dari hasil pemeriksaan laboratorium. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID