Tukang Urut di Pesisir Barat Meninggal usai Kontak dengan Warga Bekasi
Segan Simanjuntak
Kamis | 23/04/2020 19.40 WIB
Tukang Urut di Pesisir Barat Meninggal usai Kontak dengan Warga Bekasi
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Bandarlampung – Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) corona asal Pesisir Barat, Lampung, meninggal dunia, pada Rabu (22/4/2020) sekira pukul 23.00 WIB.

Warga Pekon NR Tenumbang, Kecamatan Pesisir Selatan, Pesisir Barat, ini dinyatakan positif corona setelah dilakukan rapid test atau tes cepat di RSUD M. Thohir, Pekon Way Suluh, Kecamatan Krui, Pesisir Barat.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana, mengonfirmasi pasien laki-laki berusia 74 tahun itu terinfeksi corona setelah melakukan kontak dengan pelanggannya yang berasal dari Bekasi, Jawa Barat.

“Pada Kamis 16 April, pasien mengalami tidak enak badan juga disertai batuk. Dengan riwayat pernah kontak dengan salah seorang warga asal Bekasi, Jawa Barat,” katanya dalam video conference, Kamis (23/4/2020) malam.

Sehari kemudian atau tepatnya 17 April, pasien berinisial HB itu berobat ke salah satu dokter praktik swasta di Pesisir Barat. Ia didiagnosa batuk dan pilek.

“20 April, pasien berobat lagi ke dokter praktik lainnya dengan diagnosa batuk alergi. Lalu 22 April berobat ke poliklinik RSUD (M. Thohir) dengan keluhan batuk disertai sesak napas,” jelas Reihana.

Petugas RSUD M. Thohir kemudian melakukan screening dan memeriksa darah pasien tersebut.

“Juga dilakukan rapid test dengan hasil positif (Covid-19),” ujar Reihana.

Pada Rabu malam sekira pukul 20.00 WIB, pasien rencananya akan dirujuk ke RSUDAM untuk pemeriksaan swab dan perawatan lebih lanjut.

“Namun, pada pukul 23.00 WIB, pasien meninggal dunia,” ucap Reihana. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID