Usai Minta Ditahan di Lampung, Khamami mendoakan Majelis Hakim dan JPU KPK
kontributor kontributor

Jumat, 2019/08/23 13.10

RILIS.ID, ; Kamis 22 agustus 2019, Bupati Nonaktif Mesuji Khmami dan 2 terdakwa, Taufik Hidayat serta Wawan Suhendera kembali menjalain sidang  lanjutan terkait dugaan khasus suap fee proyek insfrastruktur mesuji.

Sidang yang diketuai oleh majeles hakim Siti Insira diagendakan untuk Sidang pembacaan pembelaan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

Dalam persidangan saat khamami  membacakan nota pembelaan, ia mengakui telah menerima uang sebesar Rp 50 juta dari Sekretaris Dinas PUPR Mesuji Wawan Suhendra di rumah dinasnya.

Bupati Nonaktif Mesuji meminta kepada majelis hakim dan  JPU KPK, untuk tetap  ditahan di Lampung atau di LP Rajabasa, agar memberi kemudahan keluarga untuk menjenguk.  

Lain hal nya dengan Adik kandung Khamami , Taufik Hidayat yang tidak percaya dengan keputusan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang memberikan hukuman pidana penjara 6 tahun dengan  denda uang sebesar Rp 100 juta, di dalam pembacaan Nota Pembelaan.

Taufik meminta kepada majelis hakim untuk mempertimbangkan tuntutan tersebut, yang diberikan oleh JPU KPK, dan meminta untuk memberikan hukuman yang seringan-ringannya dan seadil-adilnya.

Sedangkan Wawan Suhendra selaku Sekertaris Dinas PUPR Mesuji dalam nota pembelaanya, mengatakan tetap tegar  dan nyakin bahwa kebenaran akan dapat   terungkap.



Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID