Warga Laporkan Indikasi Penyimpangan Dana Desa di Lamteng

Senin | 13/05/2019 20.41 WIB
Warga Laporkan Indikasi Penyimpangan Dana Desa di Lamteng
Warga Payung Makmur saat melaporkan Kepala Kampungnya di Kejari setempat, Senin (13/5/2019). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Subrata

RILIS.ID, Lampung Tengah – Puluhan warga Kampung Payung Makmur, Kecamatan Pubian Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Senin (13/05/19). 

Mereka melaporkan dugaan markup Anggaran Dana Desa (ADD) oleh kepala kampung setempat. 

Mewakili warga kampung Payung Makmur Sopian mengatakan, kedatangannya bersama warga adalah melaporkan terkait penggunaan ADD tahun 2017 dan 2018 lalu.

"Antara lain penyimpangan dana desa, dana untuk pemuda, keagamaan, honorer guru agama, pembangunan fisik, onderlaagh, dan Lapen. Semuanya kekurangan fisik volume pekerjaan, ini mulai dari lapen yang seharusnya dikerjakan ketentuan juklaknya namun dikerjakan terkesan asal jadi," kata Sofyan.  

Apalagi, kata Sofyan, pembangunan jalan onderlaagh jarak pasang batu terkesan asal-asalan.

"Susunannya satu kilan satu batu, yang harusnya rapat dan disusun berdiri ini sebaliknya, hanya di tabur sembarangan dan di tabur tanah, padahal seharusnya pasir lah yang untuk mengunci batu," tegas Sofyan.   

Bayu Mediansyah, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (kasi pidsus) Kejari Gunungsugih saat dikonfirmasi terkait kedatangan warga Payung Makmur mengatakan akan melihat laporan yang telah di serahkan kepada pihaknya. 

"Ya kita lihat dulu bentuk laporannya seperti apa, kami pelajari dulu, baru kita tentukan langkah selanjutnya," kata Bayu pada awak media. Sehingga terkait laporan tersebut, Bayu belum bisa memastikan ada atau tidak indikasi penyimpangan. 

"Kita tidak bisa ada kata "Jika dan Kalau" kita lihat dulu laporanya, kami pelajari dulu mas, orang memberikan laporan kita pelajari apa sich materi yang di laporankan, ya kan," tuntas Bayu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepala kampung Payung Makmur belum bisa ditemui dan mintai keterangan terkait pelaporan warganya.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID