Waspada! Jalinbar Ruas Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau Kembali Ambrol
Ari Gunawan
Senin | 22/03/2021 14.27 WIB
Waspada! Jalinbar Ruas Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau Kembali Ambrol
Kondisi jalan lintas Sumatera rusak akibat drainase yang kurang baik, tepatnya di Pekon Bedudu, Belalau Lambar, Senin (22/3/2021). Foto: Ari

RILIS.ID, Lampung Barat – Akibat drainase yang tidak berfungsi dengan baik, Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera di Kabupaten Lampung Barat (Lambar), ruas Pekon atau Desa Bedudu, Kecamatan Belalau, ambrol untuk kesekian kalinya.

Padahal, pada titik tersebut sudah beberapa kali diperbaiki. Namun saat musim hujan tiba, badan jalan selalu tergerus karena drainase tidak mampu menampung besarnya volume air, sehingga meluap dan mengalir ke badan jalan.

Berdasarkan pantauan Rilislampung.id di lokasi, Senin (22/3/2021), kondisi jalan nasional tersebut saat ini hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda empat secara bergantian. Karena hampir setengah dari jalan tersebut telah rusak tergerus luapan air dari drainase.

Menurut Hendri Afrizal (37), pemilik lahan perkebunan yang berada tepat di bawah badan jalan rusak itu, pada saat musim hujan air dari drainase meluap ke jalan dan menggerus badan jalan. Kondisi itulah yang mempercepat kerusakan jalan. 

“Selain drainase yang kurang baik, ada beberapa warga yang membuang sampah ke saluran air sehingga menyumbat, menyebabkan air meluap ke badan jalan,” ungkap Hendri.

Hendri berharap, pemerintah bisa segera memperbaiki jalan tersebut. Karena, lahan perkebunan miliknya menjadi tempat jatuhnya air maupun material pasir dan batu sehingga menimbulkan kerusakan pada lahannya.

“Kalaupun ada rencana akan diperbaiki, harus direncanakan dan dilaksanakan dengan matang. Karena bukan kali ini saja jalan tersebut rusak. Jalan tersebut sudah sekian kalinya diperbaiki, namun tidak begitu lama rusak kembali. Entah karena rendahnya kualitas atau perencanaannya yang kurang bagus, itu saya tidak paham,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lambar, Sudarto mengaku, pihaknya telah menurunkan tim untuk melihat secara langsung kondisi jalan tersebut, serta memasang rambu-rambu agar pengendara lebih waspada saat melintas.

“Kita sudah laporkan dengan berkoordinasi langsung kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional mengenai jalan tersebut. Namun masih menunggu tindak-lanjut dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN),” singkat Sudarto. (*)

Editor Andry Kurniawan


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID