APK Belum Diturunkan Hingga 20 September Bakal Dijadikan Pelanggaran

Rabu | 19/09/2018 15.44 WIB
APK Belum Diturunkan Hingga 20 September Bakal Dijadikan Pelanggaran
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Anto RX

RILIS.ID, Bandarlampung – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung menyurati Satgas Cakra Buana PDIP Lampung, agar menurunkan alat peraga kampanye (APK) bergambar Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang tersebar di beberapa kabupaten/kota.

"Kami mengingatkan agar APK itu diturunkan," tegas Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, Rabu (19/9/2018).

Menurutnya, apabila APK itu belum juga diturunkan hingga penetapan calon presiden-wakil presiden oleh KPU pada Kamis (20/9/2018), maka nantinya bisa  dijadikan sebagai salah satu tindak pelanggaran kampanye sebelum jadwal. Karena saat ini masih dalam tahapan pencegahan.

"Kami lihat pada masa setelah penetapan capres kalau belum diturunkan juga, maka bisa dijadikan ke dalam tindak pelanggaran kampanye di luar jadwal," jelas Khoir, sapaan akrabnya.

Khoir menyebutkan para calon legislatif bisa memasang APK di luar dari KPU, apabila telah dilakukan penetapan pada Kamis (20/9/2018) besok. Karena tiga hari setelahnya sudah diperbolehkan kampanye.

"Caleg-caleg itu bisa memasang APK sendiri, yang penting desain dikoordinasikan ke KPU, tapi nanti setelah masuk kampanye," terangnya.

Sedangkan Wakil Ketua DPD PDIP Lampung, Yanuar Irawan mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu terkait sebaran APK.

"Kan ada lembaga yang berwenang dalam itu, kita percayakan kepada mereka," katanya.

Dia berharap setelah deklarasi pemilu damai yang diinisasi Polda Lampung, semua pihak dapat menjaga agar pemilu 2019 berlangsung sejuk. "Karena damai itu indah," katanya. (*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID