Artis Dangdut Shinta Bebi Polisikan BFI Finance Lampung

Rabu | 18/04/2018 19.41 WIB
Artis Dangdut Shinta Bebi Polisikan BFI Finance Lampung
Shinta Bebi (kanan) bersama sepupunya, Sendina Refli saat menunjukan surat laporan, Rabu (18/4/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Penarikan paksa atau perampasan mobil oleh pihak leasing terjadi di Jalan Pagar Alam, Perumahan Griya Sejahtera, Gunungterang,  Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandarlampung. Perampasan itu dialami adik kandung artis dangdut Shinta Bebi (29) yang bernama Hendra Gunawan (26).

Menurut Shinta, saat itu adiknya akan mengantarkan anaknya berobat ke rumah sakit, Kamis (5/4/2018) silam. Saat mobil Toyota Yaris warna merah B 1922 UVO milik adik sepupunya, Sendina Refli (23), melintas di wilayah tersebut.

Tiba-tiba datang 15 orang yang mengaku polisi langsung  menyuruh adiknya turun, lalu mobil langsung dirampas.

“Tidak hanya memaksa keluar, kata adik saya mereka juga bersikap kasar dan mengatakan bahasa kasar kepada adik saya didepan anaknya yang masih kecil," terang Shinta saat di Mapolda Lampung, Rabu (18/4/2018).

Menurut Shinta, sebelum merampas juga mereka tidak bilang kalau itu penarikan. Mereka bilangnya itu mobil curian, makanya mereka mengaku polisi dan mengatakan bahwa mobil itu telah dicuri adiknya.

“Dari situ, adik saya bersama anaknya dipaksa keluar dan didorong, bahkan dikatain kasar juga," paparnya.

Setelah terjadi perampasan, masih kata Shinta Beby, adiknya tersebut dimintai tandatangan berupa kertas, sebelum mobil tersebut dibawa oleh debt collector BFI Finance. 

"Karena dipaksa adik saya akhirnya menandatangani. Dan yang menandatangani kertas dari pihak mereka (debtcollector) salah satunya bernama Ahmad Haedar," ujarnya.

Shinta pun melaporkan kejadian itu ke Polda Lampung dengan nomor laporan polisi LP/B-617/IV/2018/SPKT, Jumat (13/4/2018). Laporan itu atas nama Hendra Gunawan dengan terlapor Ahmad Haedar, atas perkara perampasan.

Shinta mengatakan, alasan dirinya melaporkan debt collector ke Mapolda Lampung lantaran mobil milik adik sepupunya, Sendina Refli yang dikemudikan adik kandungnya, Hendra Gunawan telah dirampas. 

"Setahu saya cara itu tidak boleh. Makanya saya mendampingi adik saya untuk melaporkan debtcollector ke Polda Lampung," jelasnya. 

Shinta menambahkan, debt collector yang merampas mobil adik sepupunya tersebut adalah diduga debt collector BFI Finance Lampung di Jalan Gajahmada, Kotabaru, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung.

Sebelumnya menurut Shinta, pihaknya sudah mendatangi Kantor BFI Finance. Bahkan, adik sepupunya pernah mau menebus dengan mencicil. Namun pihak BFI Finance mengatakan jika ingin menebus harus membayar total Rp20 juta.

Terpisah, Mulia selaku supervisor BFI Finance mengatakan, pihaknya masih mendalami penarikan paksa kepada debtcollector tersebut. Karena, menurutnya, petugas yang menarik mobil adik sepupu Shinta Beby merupakan petugas dari perusahaan lain.

"Karena debt collector darii PT lain, maka BFI Finance akan menemui dulu. Lagi pula pihak BFI Finance sudah meminta waktu 10 hari untuk menyelesaikan masalah ini," pungkasnya. (*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID