Astaga! Ada Pedagang Takjil Gunakan Pewarna Pakaian

Senin | 21/05/2018 20.38 WIB
Astaga! Ada Pedagang Takjil Gunakan Pewarna Pakaian
Petugas BBPOM Kota Bandarlampung melakukan uji laboratorium pada sampel takjil, Senin (15/5/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta 

RILIS.ID, Bandarlampung – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Bandarlampung menemukan takjil yang mengandung zat makanan berbahaya, Senin (21/5/2018).

Kasi Mikrobiologi BBPOM Bandarlampung, Diah Kusuma, mengatakan pihaknya mengambil 30 sampel takjil. 

"Dari 30 sampel takjil, ada satu di antaranya yang diduga mengandung Rhodamin-B, yaitu pacar cina," ujar Diah.

Contoh takjil diambil di Jalan Ahmad Yani, Jalan Kartini, dan Pasar Bambu Kuning.

Diah menyebutkan, sampel yang diambil merupakan makanan yang memang memiliki warna mencolok. 

"Yang kita ambil sampelnya itu makanan yang diduga. Kita bisa lihat dari warnanya yang terang biasanya mengandung zat perwarna pakaian," jelasnya.

Dari hasil penelitian hari ini, pihaknya akan menyerahkan langsung ke bagian pembinaan. 

"Sore ini kita serahkan ke tim pemeriksa untuk melakukan penindakan dan pembinaan terhadap pedagang," tandasnya.

Dia menuturkan, zat Rhodamin-B yang ada di makanan menyimpan sejumlah dampak berbahaya. 

"Dampak paling cepatnya keracunan, tapi ketika racun ini mengendap di tubuh bisa terkena gangguan fungsi hati hingga kanker hati," tandasnya. (*)


 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID