Bahaya! Data Pelanggan Konter Bisa Dibeli Hanya Rp50 Ribu, Diduga untuk Menipu
Dora Afrohah
Rabu | 24/03/2021 18.24 WIB
Bahaya! Data Pelanggan Konter Bisa Dibeli Hanya Rp50 Ribu, Diduga untuk Menipu
Suasana di Grapari Telkomsel. Foto: Dora

RILIS.ID, Bandarlampung – Para penipu yang sering menggunakan pesan singkat atau SMS, disinyalir mendapat nomor telepon konsumen dari konter-konter penjualan pulsa atau kuota.

Berdasarkan penelusuran Rilislampung.id, Rabu (24/3/2021), kemungkinan para penipu mendapatkan nomor telepon konsumen dari konter terbukti benar dan mudah.

Salah satunya menurut penjaga sebuah konter yang berada di Jalan Imam Bonjol, Langkapura, Bandarlampung ini.

“Biasanya bisa (membeli nomor telepon pelanggan). Perlembarnya Rp50 ribu. Tapi transaksinya harus dengan pemilik konter langsung, kalau saya tidak berani,” ungkap wanita penjaga konter yang berada tidak jauh dari SPBU Imam Bonjol dan enggan disebutkan namanya itu.

Pemilik konter lain yang berada di Jalan Purnawirawan Raya, Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, Bandarlampung, juga mengatakan terkadang ada orang yang datang untuk meminta daftar nomor tersebut. 

“Kalau dulu konter saya yang di Teluk ambil aja kalau ada yang mau. Tapi kalau sekarang bukunya masih baru, baru beberapa nomor ini. Yang lainnya hanya catatan pembelian kuota,” ungkap pemilik konter yang juga tidak bersedia namanya disebut.

Namun, ada juga pemilik konter yang berada di Jalan Imam Bonjol, Tanjungkarang Barat, yang marah saat ditanya apakah daftar nomor pelanggan bisa dibeli.

“Nggak bisa (dibeli). Memangnya untuk apa?” ungkap pria bertubuh agak gemuk itu ketus.

Maraknya penipuan melalui SMS itu biasanya menggunakan nomor Telkomsel dan biasanya pula sasarannya ke pengguna nomor-nomor Telkomsel.

Baca: Grapari Janji Data Dirahasiakan, Sebut Penipu Diduga Dapat Nomor Pelanggan dari Konter

Pihak Grapari saat dikonfirmasi mengaku selalu menjaga data dan privasi pelanggan. Justru, pihak Telkomsel menaruh curiga pada konter-konter yang bisa saja memperjualbelikan nomor pelanggan. (*)

Editor Andry Kurniawan


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID