Bantah Dipanggil KPK, Loekman: Nama Saya Dicatut!

Jumat | 17/05/2019 01.42 WIB
Bantah Dipanggil KPK, Loekman: Nama Saya Dicatut!
Loekman Djoyosoemarto

RILIS.ID, LAMPUNG TENGAH – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto membantah dirinya dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (16/5/2019).

Dia mengaku tidak ada surat pemanggilan kepada dirinya sebagai saksi dari perkara tindak pidana korupsi suap terkait pembangunan proyek infrastruktur di Mesuji tahun anggaran (TA) 2018 dengan salah satu tersangka Bupati Nonaktif Mesuji Khamami.

”Nyatanya saya di sini kan,” ujar Loekman saat kepada awak media usai acara safari ramadan di Sesat Agung Nuwo Balak, Lamteng.

Kendati begitu, Loekman mengaku siap memenuhi panggilan KPK jika surat pemanggilan telah diterimanya.

Saat dicecar wartawan apakah ia pernah menerima atau meminta paket proyek di Mesuji, Loekman menepisnya. Dia mengaku namanya dicatut oleh oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk mendapatkan paket proyek dari Mesuji.

”Ada orang yang mengaku suruhan saya dan mereka akan diberi porsi. Setelah digelar lelang, ternyata nggak dapat. Dan ada oknum mengatasnamakan saya supaya yang dapat tidak dicoret bupati. Jadi itu pencatutan nama saya,” paparnya.

Pada kesempatan itu, adik kandung Jaksa Agung RI H.M. Prasetyo ini menyarakan pada wartawan untuk mengeceknya langsung ke Mesuji apakah dirinya benar bermain proyek di daerah tersebut.

”Cek di sana ya! Jangan tanya sama saya, karena saya mungkin bisa ngelak, ya to!” ucapnya.

Loekman juga mempertimbangkan mengambil tindakan hukum terhadap oknum yang menurutnya telah merusak nama baiknya dengan mencatut namanya untuk mendapatkan proyek di Mesuji.

”Kita lihat nanti, jangan buru-buru kita respons,” jawabnya dengan nada santai. 

Diketahui, KPK dikabarkan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto dan Plt. Bupati Mesuji Saply TH terkait kasus suap proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mesuji tahun anggaran 2018.

Selain dua bupati tersebut, lembaga antirasuah itu juga memeriksa Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrulloh di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, Plt. Bupati Mesuji Saply TH dan Ketua DPRD Fuad Amrulloh sebagai saksi atas tersangka Khamami, yang juga Bupati Mesuji nonaktif.

”Tiga orang saksi yang dijadwalkan diperiksa di kantor KPK di Jakarta,” ujar Febri kepada Rilislampung.id, Kamis (16/5/2019) siang.(*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID