Belajar Budaya India Dari Program Mahasiswa Internasional
lampung@rilis.id
Selasa | 16/02/2021 06.02 WIB
Belajar Budaya India Dari Program Mahasiswa Internasional
Foto: Istimewa

Unit Pelaksana Teknis Kerjasama dan Internasional Office (UPT KIO), Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya mengenalkan budaya India, dalam “Chit Chat with International Student: Friendship Beyond Borders”, beberapa waktu lalu.

Sunny Wadhwa salah satu mahasiswa Darmajaya asal India menceritakan negaranya secara umum melalui virtual zoom.

“Masyarakat India menggunakan bahasa Hindi dan bahasa keduanya bahasa Inggris. Hindu menjadi agama pertama terbesar yang dipeluk oleh warganya dan Islam menjadi yang kedua,” ungkapnya.

Baik wanita remaja maupun dewasa di India memiliki berbagai macam pakaian dan gaya yang beragam, lanjut Sunny. Tapi, tiga yang paling umum selalu digunakannya yakni Sari, Salwar, dan Kameez.

“Pria di India juga memiliki banyak pilihan tetapi terdapat tiga yang digunakan Dhoti, Lungi, dan Kurta,” tuturnya.

Sunny menuturkan budaya India adalah salah satu yang tertua dan unik. Di India, ada budaya yang menakjubkan dengan keragaman di seluruh negeri.

“Hampir semua negara memiliki budayanya sendiri. India negara yang sangat luas, memiliki keragaman fitur geografis dan kondisi iklim. Cerita kehidupan seperti Ramayana dan Mahabarata juga menjadi yang familiar di India,” bebernya.

Sunny yang juga mahasiswa Prodi Magister Manajemen IIB Darmajaya ini menerangkan, salah satu keajaiban di dunia Taj Mahal juga menjadi warisan sejarah di India bahkan dunia. Kriket, lanjut dia, menjadi olahraga yang sangat populer di India.

“Terdapat 2000 pekerja untuk membangun Taj Mahal yang berada di Kota Agra. Kecantikan wanita India dapat diidentikan dengan ditindiknya bagian hidung,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPT Kerjasama dan Internasional Office, Muhammad Dwiyan Aditiya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan budaya negara lain kepada mahasiswa dan masyarakat umum di Lampung.

“Dengan mengetahui budaya, bahasa, dan kebiasaan masyarakat luar menjadikan wawasan mahasiswa bertambah. Saya berharap masyarakat juga semakin mengenal IIB Darmajaya sebagai kampus internasional,” ungkapnya. (*)

Editor Andry Kurniawan


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID