Blogger Dianggap Punya Peran Penting Lawan Hoaks Pilkada
lampung@rilis.id
Sabtu | 17/10/2020 22.18 WIB
Blogger Dianggap Punya Peran Penting Lawan Hoaks Pilkada
Dari kiri ke kanan: Dedy Triady, Hendry, dan jurnalis Adian Saputra. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Dwi Des Saputra

RILIS.ID, Bandarlampung – Pegiat media sosial, baik blogger maupun content creator di Bandarlampung harus mengambil peran sebagai garda terdepan menghalangi setiap kabar bohong (hoaks) terkait pemilihan kepala daerah (pilkada) Bandarlampung 2020.

"Setiap berita yang kita dapat melalui media sosial maupun WhatsApp, segera berhenti di tangan kita, jangan diteruskan hoaks tersebut. Karena belum tentu kebenarannya dan dapat menimbulkan masalah lebih besar ke depan," jelas Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung, Hendry Sihaloho.

Hal ini ia sampaikan dalam acara Sosialisasi Urgensi Pemilihan Wali Kota dengan tema "Peran Blogger Menyukseskan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung 2020" di Warung Nongkrong, Sabtu (17/10/2020).

Menurut Hendry, blogger mestinya punya etika dalam reportase sama halnya dengan jurnalis. Wajib memverifikasi informasi apapun dari narasumber.

Sementara, Ketua KPU Bandarlampung, Dedy Triady, berharap acara seperti dapat meningkatkan partisipasi pemilih di tengah pandemi.

Dedy menjelaskan pihaknya telah membuat aplikasi bernama Gerbang Demokrasi yang dapat diunduh di Play Store.

Fungsi aplikasi ini sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih sekaligus media keterbukaan informasi.

"Gerbang Demokrasi ini nantinya menyediakan semua informasi yang dibutuhkan seperti real count sampai lokasi GPS TPS yang tersebar di 20 kecamatan se-Kota Bandarlampung," jelasnya. (*)

Laporan: Dwi Des Saputra

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID