Bunga Bangkai Raksasa Mulai Mekar di Kebun Raya Liwa
lampung@rilis.id
Sabtu | 28/12/2019 16.26 WIB
Bunga Bangkai Raksasa Mulai Mekar di Kebun Raya Liwa
Bunga bangkai raksasa (Ammorphophallus titanum) langka di Kebun Raya Liwa. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Ari Gunawan

RILIS.ID, Lampung Barat – Bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) mulai mekar di Kebun Raya Liwa, Lampung Barat (Lambar). Bunga langka ini sudah hampir mendekati bentuk yang sempurna.

Diperkirakan, bunga tersebut akan mekar sempurna jelang tahun depan. Keberadaan amorphophallus titanum akan menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke kebun raya milik Pemkab Lambar tersebut.

Seperti diungkapkan salah seorang pengunjung bernama Heri Kurniawan. Warga Sukamenanti, Kecamatan Balikbukit, itu menyampaikan kecintaannya terhadap bunga bangkai.

Ia pun mengajak sanak saudaranya untuk melihat langsung bunga langka tersebut. Termasuk menikmati keindahan aneka bunga yang sudah mekar di kawasan Kebun Raya Liwa.

“Saya ingin tahu seperti apa bunga ini sebelum dan sesudah mekar sepenuhnya nanti," ucap Heri ketika ditemui di Kebun Raya Liwa, Sabtu (28/12/2019).

Senada dengan Heri, pengunjung lainnya, Novi mengatakan bunga bangkai menjadi daya tarik tersendiri di Kebun Raya Liwa.

Sebab menurutnya, ia belum pernah menemukan bunga bangkai raksasa di sejumlah wilayah di Lampung. Termasuk wilayah tempat ia bermukim di Natar, Lampung Selatan.

“Bunga bangkai itu kan bunga langka, primadona. Punya daya tarik tersediri buat pengunjung, baiknya dibudidayakan," katanya seraya tersenyum.

Bunga bangkai raksasa merupakan tumbuhan asli Indonesia yang hanya ditemukan di hutan-hutan Sumatera. Tinggi spadiks yang dapat mencapai 3 meter menjadikan bunga bangkai dijuluki Bunga Raksasa dengan berat hingga ratusan kilogram.

Ammorphophallus titanum kini mulai mekar di Kebun Raya Liwa, yang merupakan salah satu destinasi wisata alam di Lambar. (*)

Penulis: Kontributor Lampung Barat, Ari Gunawan

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID