Bupati Hapus Pajak Hotel dan Rumah Makan di Lambar - RILIS.ID
Bupati Hapus Pajak Hotel dan Rumah Makan di Lambar
Ari Gunawan
Senin | 30/03/2020 17.41 WIB
Bupati Hapus Pajak Hotel dan Rumah Makan di Lambar
Bupati Lambar Parosil Mabsus (tengah). Foto: Rilislampung.id

RILIS.ID, Lampung Barat – Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus, mengeluarkan kebijakan untuk menggratiskan pajak bagi hotel dan rumah makan selama tiga sampai empat bulan kedepan.

Kebijakan tersebut diberlakukan kerena melihat situasi wabah Coronavirus Disease (Covid-19) yang semakin mengkhawatirkan.

Parosil mengatakan, dampak dari Covid-19 kini dirasakan oleh pengusaha Perhotelan dan Rumah Makan di Lambar.

"Karenanya pemerintah daerah mengeluarkan suatu kebijakan sebagai bentuk perhatian kepada pengusaha Hotel maupun Rumah Makan di Lampung Barat," kata Parosil, Senin (30/3/2020).

“Meskipun Lampung Barat bukan daerah perdagangan namun Hotel dan Rumah Makan merasakan dampak dari Covid-19, karena itu pemerintah daerah mengeluarkan kebijakan bahwa selama tiga sampai empat bulan kedepan pajak digratiskan khusus untuk usaha Perhotelan dan Rumah Makan,” sambung parosil.

Diungkapkannya, ia telah menginstruksikan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) untuk menindaklanjuti kebijakan peniadaan pajak tersebut.

“Saya sudah berbicara dengan pihak BPKD, untuk merealisasikan kebijakan tersebut,” ungkap Parosil.

Selain itu, kata Parosil, pihaknya juga sudah memerintahkan camat beserta peratin untuk mendata masyarakat yang mampu dan pra sejahtera mulai dari tingkat pemangku, pekon, kecamatan hingga kabupaten karena tidak menutup kemungkinan akan ada subsidi atau bantuan dari pemerintah, untuk mengantisipasi hal terburuk yang terjadi.

"Jika sudah ada instruksi dari pusat untuk karantina wilayah nanti kita sudah siap, mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini tidak lebih daripada sebuah antisipasi, jangan sampai kita menangis disaat air mata sudah mengalir kemana-mana, disaat korban sudah banyak, lebih baik kita melakukan upaya yang keras dan serius saat pencegahan," pungkas Parosil. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID