Bupati Mesuji Ambil Alih Gugus Tugas Covid-19 - RILIS.ID
Bupati Mesuji Ambil Alih Gugus Tugas Covid-19
Juan Situmeang
Senin | 30/03/2020 16.37 WIB
Bupati Mesuji Ambil Alih Gugus Tugas Covid-19
Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mesuji, Senin (30/3/2020). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Juan Situmeang

RILIS.ID, Mesuji – Bupati Mesuji, Sapy Th, akhirnya mengambil alih Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mesuji.

Hal itu terungkap dalam rapat yang digelar di Rumdis Bupati Mesuji, Simpangpematang, Senin (30/3/2020).

Rapat dipimpin langsung Bupati itu dihadiri Wakapolres Mesuji Kompol Joni, Penjabat Sekkab Edyson Basid, Danramil Mesuji Mayor (Cav.) Chaerul. Juga dihadiri 50 anggota gugus tugas yang ada di kabupaten setempat.

Hasil rapat tersebut, Gugus Tugas diambil alih oleh Bupati Mesuji Saply TH sebagai ketua tim. Sementara Kapolres dan Dandim bertugas sebagai wakil ketua.

Sedangkan, anggota tetap merujuk pada Surat Keputusan (SK) Bupati Mesuji sebelumnya tentang Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mesuji.

Dasar pengambilalihan Ketua Gugus Tugas adalah untuk mempercepat pergerakan dan pengambilan kebijakan.

“Jadi bupati sebagai ketuanya, kalau di provinsi ya gubernur, begitu mekanismenya,” ujar Penjabat Sekkab Mesuji Edyson Basid.

Dalam rapat juga ditegaskan kembali fungsi koordinasi gugus tugas dari tiap tingkatan. Mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.

“Jadi rapat ini kita membahas mengenai pergantian Ketua Gugus Tugas, dari sekda ke Bupati. Kedua, adalah membahas penyemprotan massal titik-titik tertentu sesuai Telegram Kapolri,” ujar Edyson.

Termasuk mengenai pemberitaan media yang menyebutkan gugus tugas tidak bekerja.

“Sejak dibentuk SK Bupati Gugus Tugas PP Covid-19 Mesuji, kita sudah kerja. Cuma silent, tidak diketahui publik, supaya orang-orang yang menjadi ODP dan PDP tidak menimbulkan kepanikan,” jelasnya.

Ditambahkan Kadis Kesehatan, Yanuar, tim kesehatan yang menjadi garda terdepan penanganan dampak Covid-19 di Mesuji mengatakan pihaknya terus mendata secara real time kedatangan orang ke tiap desa melalui tenaga kesehatan tiap desa. “Kita pasti catat, karena RT atau RW di tiap desa wajib laporkan orang baru datang ke Puskesmas. Nanti pihak puskes yang menentukan status dan penanganan orang baru tersebut, apakah ODP, atau hanya di pantau dan dicatat, ‘terangnya.

Memang yang menjadi kendala saat ini, kata Yanuar adalah mengendalikan gelombang orang yang pulang ke Mesuji ini.  Karena dari data terakhir hingga hari ini, kata Yanuar, ada 1144 orang yang pulang. Dari berbagai daerah. Baik dari luar negeri maupun local dalam negeri. “Dari jumlah itu yang ODP ada 9 orang tersebar. Tapi sudah kita pantau ketat,” tambahnya. Sampai hari ini, terus dia, yang PDP dan terkonfirmasi covid-19 belum ada.

Kendala lain, pihaknya kini kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).  Karena stok untuk kabupaten Mesuji saat ini hanya memiliki 39 ADP. Sedangkan Rapid Test hanya dua kotak berjumlah 60 tes kit. “Berarti hanya untuk 60 orang,” katanya lagi. Pihaknya sudah memesan masker, APD dan Termometer digital handgun dalam jumlah besar. “Tapi sampai satu minggu ini belum dapat barangnya,” ujarnya.

Tambahan lain dalam rapat tersebut yakni untuk gugus tugas pendataan orang yang pulang dan pergi dan bagian urban dari satu wilayah Gugus tugas di ketuai oleh  Dinas Nakertrans dan sekretaris Dinas Sosial.  “Kalau mengenai mobilisasi tenaga kerja dan urban tanggungjawab Nakertrans dan Dinas Sosial dalam gugus tugas,” ujar Kepala BPBD, Syaril.

Wakapolres Mesuji, Kompol. Joni,dalam kesempatan itu,  meminta agar Pemda Mesuji bersama-sama mematangkan persiapan penyemprotan disifektan di wilayah Mesuji. “Jadi perintah Kapolri, besok kita harus semprot massal. kita tentukan lokasinya. Sekarang juga saya akan lapor ke Mabes Polri. Ini ditunggu,” ujarnya.

Akhirnya ditentukan tiga titik penyemprotan oleh polisi dan pemda, yakni di Pasar Simpangpematang, Kecamatan Simpangpematang. Kemudian pasar Brabasan Kecamatan Tanjungraya dan Pasar KTM di Kecamatan Mesuji Timur. Dijadwalkan serentak dimulai Selasa, (31/03/2020) pukul 10.00 WIB. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID