Bupati Parosil Kunjungi Marlina yang Belum Terima Bansos
Ari Gunawan
Selasa | 19/05/2020 13.08 WIB
Bupati Parosil Kunjungi Marlina yang Belum Terima Bansos
Bupati Parosil Mabsus mendatangi rumah ibu Marlina yang sempat menyampaikan keluhan di sekretariat PWI lambar, Selasa (19/5/2020). Foto: istimewa

RILIS.ID, Lampung Barat – Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus didampingi Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) setempat, Ismet Inoni, Camat Balikbukit Akmal Hakim, dan Peratin Padangcahya Mad Darmawan mengunjungi Marlina, wanita 62 tahun warga Pekon Padangcahya Kecamatan Balikbukit, usai salat subuh, Selasa (19/5/2020).

Pakcik, sapaan Parosil, sengaja mendatangi Marlina yang sempat mendatangi Sekretariat PWI Lambar pada Senin (18/5/2020) dan mengeluhkan karena tidak pernah menerima bantuan sosial (Bansos), untuk memastikan terkait keluhan yang sempat ia sampaikan kepada awak media. 

"Saya datang langsung untuk menemui ibu Marlina, untuk memastikan informasi yang saya terima, terkait dengan tidak pernah menerima bantuan,"  ungkapnya. 

Usai mendengar pernyataan Marlina tersebut, Pakcik menyampaikan bahwa bantuan berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Sembako tersebut sebelumnya harus diajukan kepada Peratin dimasing-masing Pekon melalui Dinas Sosial, yang kemudian dilanjutkan ke Kementerian.

"Jadi bantuan tersebut belum terealisasi kemungkinan data di Kementerian masih tahap verifikasi. Saya meminta kepada Ibu Marlina untuk sabar, ibu Marlina masuk dalam data calon penerima BLT Kemensos RI yang saat ini masih menunggu realisasi," tandasnya.

Di berita sebelumnya, Marlina menyambangi sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lambar di komplek  perkantoran pemkab Lambar, Senin (18/5/2020).

Kepada para awak media yang kebetulan sedang melakukan aktivitas di sekretariat PWI tersebut, Marlina menyampaikan keluh kesahnya terkait dengan bantuan dari pemerintah yang tidak pernah ia terima, padahal secara ekonomi ia merupakan warga yang kurang mampu. (*)

 

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID