Bupati Pringsewu: Jangan Tolak Jenazah Pasien Corona
Yuda Haryono
Minggu | 12/04/2020 18.26 WIB
Bupati Pringsewu: Jangan Tolak Jenazah Pasien Corona
Bupati Pringsewu Sujadi melakukan Video Conference dengan seluruh camat serta kepala pekon dan lurah. FOTO: Humas Pemkab Pringsewu

RILIS.ID, Pringsewu – Bupati Pringsewu Sujadi meminta warga tidak menolak pemakaman jenazah pasien covid-19.

"Setiap aparatur di kecamatan hingga pekon, harus berkomitmen mempersiapkan dampak terburuk, siap menampung jenazah Covid-19, dan pemakamannya di TPU pekon,” tegasnya.

Hal itu sampaikan melalui video conference (vidcon) dengan seluruh camat serta kepala pekon dan  lurah se- Pringsewu di Ruang Rapat Bupati, Sabtu (11/4/2020).

Vidcon dalam rangka memberikan arahan sekaligus untuk mengetahui situasi di masing-masing wilayah terkait penanganan wabah Covid-19.

Bupati meminta masing-masing camat dan kepala pekon terus memantau kondisi di wilayahnya, serta mendirikan posko pemantauan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Termasuk rumah singgah bagi warga yang datang dari luar daerah dan luar negeri.

Bupati yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pringsewu, didampingi Sekkab A Budiman PM, Jubir Gugus Tugas Dr Nofli, dan Inspektur Pringsewu Andi Purwanto.

Lalu, Kepala BPKAD Arief Nugroho, Kadis Sosial Bambang Suharmanu, Kadis Koperindag Masykur Hasan, Kadis Kominfo Samsir Kasim, Kadis Pertanian Maryanto, Sekdis Ketahanan Pangan, dan Kabag Prokopim Moudy Ary Nazolla.

”Lurah dan kepala pekon agar selalu mengimbau warga mengenakan masker, sebagai antisipasi penyebaran Covid-19. Khususnya di tempat-tempat umum seperti pasar dan lain sebagainya,” papar bupati.

Para camat juga diminta selalu melakukan update data terkait masyarakat penerima bantuan dari pemerintah. Sehingga, tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.

Masing-masing camat juga mesti melaporkan kesiapan pekon dan kelurahan di wilayah masing-masing terkait penataan anggaran Dana Desa maupun Dana Kelurahan untuk ditata menjadi anggaran Covid-19.

”Termasuk laporkan kesiapan Gugus Tugas tiap pekon yang telah mendirikan posko-posko khususnya di pintu masuk perbatasan kabupaten," pintanya. (yud/ade)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID