Buron 4 Tahun, ‘Sekuriti’ PT SIL Perampas Motor Ditangkap - RILIS.ID
Buron 4 Tahun, ‘Sekuriti’ PT SIL Perampas Motor Ditangkap
lampung@rilis.id
Minggu | 12/07/2020 18.18 WIB
Buron 4 Tahun, ‘Sekuriti’ PT SIL Perampas Motor Ditangkap
Pelaku berinisial JI yang ditangkap polisi. Foto: Humas Polres Tulangbawang

RILIS.ID, Tulangbawang – Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang bersama Polsek Menggala berhasil meringkus daftar pencarian orang (DPO) pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas).

Kasat Reskrim AKP Sandy Galih Putra, mewakili Kapolres AKBP Andy Siswantoro mengatakan, DPO pelaku curas ini ditangkap Jumat (10/07/2020), sekira pukul 21.30 WIB, di Jalan Aspol, Kecamatan Menggala.

"Pelaku tersebut berinisial JI (30), warga Kampung Bakung Udik, Kecamatan Gedungmeneng," ujar AKP Sandy, Sabtu (11/07/2020).

Kasat Reskrim menjelaskan, pelaku bersama dengan rekannya Saptori als Sap, yang sudah lebih dahulu ditangkap hari Jumat  (27/01/2017) silam, melakukan tindak pidana curas terhadap korban Marijan (63), seorang petani warga Kampung Astra Ksetra, Kecamatan Menggala.

Aksi curas para pelaku tersebut terjadi hari Rabu (05/10/2016), sekira pukul 11.00 WIB, di Jalan Poros, Km 19, PT. Sweet Indo Lampung (SIL).

Saat itu korban bersama dengan rekannya pergi memancing di areal PT. SIL dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo warna biru hitam, saat sedang memancing korban didatangi oleh para pelaku yang tidak dikenalinya.

"Para pelaku ini mengaku sebagai petugas keamanan atau sekuriti PT. SIL, lalu memeriksa barang bawaan korban, kemudian mengajak korban menuju ke kantor PT.SIL. Namun saat akan berangkat para pelaku ini langsung merampas sepeda motor milik korban," jelas AKP Sandy.

Lanjutnya, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sepeda motor Honda Revo warna biru hitam dan dompet yang berisikan Surat Izin Mengemudi (SIM) C serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) an. korban, kerugian ditaksir Rp. 7 Juta.

Saat ini DPO pelaku curas tersebut masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tuba dan akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun. (*)

Laporan: Albari Akbar

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID