Darurat Keamanan! di Lampung Utara Hampir Setiap Hari Ada Motor Hilang Dicuri
Furkon Ari
Jumat | 02/04/2021 18.11 WIB
Darurat Keamanan! di Lampung Utara Hampir Setiap Hari Ada Motor Hilang Dicuri
Ilustrasi pencurian motor/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Lampung Utara – Pencurian motor di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) kembali marak, bahkan hampir setiap hari sepeda motor warga raib digondol pencuri. Sasaran para pencuri adalah kendaraan yang diparkir di rumah, perkantoran, tempat ibadah, dan tempat umum lainnya.

Menurut data yang dihimpun Rilislampung, dalam sepekan terakhir di wilayah Kecamatan Kotabumi Selatan tercatat sedikitnya empat sepeda motor milik warga dicuri. Pencurian terjadi tidak mengenal waktu, bisa pagi, siang, bahkan malam hari.

“Motor saya padahal ada di samping rumah. Selesai salat Maghrib hari Kamis lalu, saat mau memindahkan kendaraan ke dalam, motor saya sudah tidak ada,” ungkap Syarif, warga Kelurahan Tanjung Harapan yang motor matiknya hilang dicuri, Jumat (2/4/2021).

Begitu pula menurut Reni, warga Lampura berprofesi aparatur sipil negara yang juga menjadi korban pencurian. Motornya hilang pada Jumat pekan lalu, di tempat parkir kantornya.

“Padahal sebelum waktu salat Jumat, saya melihat motor saya masih ada. Saat mau pulang kerja, motor saya sudah tidak ada lagi. Pencuri kemungkinan mengambilnya saat suasana sepi saat waktu salat Jumat,” papar Reni yang juga kehilangan motor jenis matik.

Peristiwa kehilangan motor juga diceritakan Dani, warga Kelurahan Tanjung Aman. Motornya raib saat berkunjung ke rumah kerabatnya di Jalan Soekarno-Hatta, Kotabumi, pada Selasa malam kemarin.

“Kejadiannya cepat, bahkan tak sampai lima menit saya memarkirkan motor, pencuri sudah mengambilnya,” kata Dani.

Beberapa warga yang menjadi korban pencurian motor pun ternyata enggan melaporkannya ke Polisi. Mereka beralasan pesimis motornya bakal kembali. Laporan yang mereka lakukan juga dianggap sia-sia.

“Kalau melapor ke polisi ribet prosesnya. Sia-sia juga.  Karena jarang bisa terungkap (kasus pencurian motor). Jadi, kami hanya pasrah saja motor itu hilang,” ujar Rahmat, warga Kotabumi yang motornya juga hilang beberapa hari lalu.

Maraknya pencurian motor di Lampura itu mendapat tanggapan serius dari praktisi hukum kabupaten setempat.

Seperti menurut Iwansah Mega, salah satu praktisi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Menang Jagad. Ia mengatakan bila keadaan itu tidak segera ditangani dengan serius, akan menyebabkan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

“Saya berharap kita bersama-sama bisa menekan angka kejahatan di Lampura. Pihak kepolisian juga kami minta lebih meningkatkan kinerjanya untuk menangkap para pencuri tersebut,” tegas Iwansah. (*)

Editor Andry Kurniawan


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID