DBD di Pringsewu: Kelima Nasional, Pertama Se-Lampung - RILIS.ID
DBD di Pringsewu: Kelima Nasional, Pertama Se-Lampung
Yuda Haryono
Selasa | 07/07/2020 18.45 WIB
DBD di Pringsewu: Kelima Nasional, Pertama Se-Lampung
Wabup Pringsewu Fauzi saat memimpin apel di Pekon Ambarawa Timur. Foto: Rilis Lampung/Yuda Haryono

RILIS.ID, Pringsewu – Wakil Bupati (Wabup) Pringsewu Fauzi menjadi pembina apel jajaran pemerintahan di Kecamatan Ambarawa. Apel digelar di Balai Pekon Ambarawa Timur, Kecamatan Ambarawa, Selasa (7/7/20/20). 

Acara dihadiri Camat Ambarawa Sutikno, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Pringsewu Moudy Ary Nazolla, Sekcam Ambarawa Eko Purwanto, Kasubbag Protokol Ali Syahputra, Kasubbag Dokpim R.Wijaya, Kepala UPT Puskesmas Ambarawa, Kepala SMPN 1 Ambarawa, jajaran Kantor Kecamatan Ambarawa, Kapekon beserta Carik dan perangkat Pekon Ambarawa Timur.

Wabup mengatakan bahwa saat ini meskipun sudah memasuki tahap new normal, sejatinya masih dalam suasana pandemi Covid-19. New normal sendiri adalah penyesuaian perilaku sehari-hari dengan penerapan Protokol Kesehatan.

Sedangkan terkait dengan DBD, wabub mengungkapkan dari seluruh pekon yang ada di Pringsewu, ada 10 pekon yang tidak terdapat kasus DBD.

Di Provinsi Lampung, kata dia, Pringsewu menempati urutan pertama dengan kasus DBD terbanyak.

“Urutan kelima di Indonesia, yang artinya ada penurunan dari sebelumnya, di mana Pringsewu menempati urutan kedua di Indonesia setelah Kabupaten Sikka di NTT,” ujar wabup.

Penurunan tersebut menurutnya karena Pemkab terus melakukan upaya Gerakan Bersama Pemberantasan Sarang Nyamuk beberapa waktu lalu.

Oleh karenanya, wabup juga meminta jajaran Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kantor Kecamatan, Pekon maupun unsur masyarakat lainnya di Kecamatan Ambarawa untuk dapat  melakukan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk.

Sementara itu Kepala Pekon Ambarawa Timur Rohmat, berharap yang disampaikan wabup bisa diteruskan ke masyarakat melalui kaur, bayan, Rt, untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya guna memberantas DBD.

“Harapan saya kepada masyarakat mari jaga kebersihan lingkungan sekitar, dan patuhi protokol kesehatan untuk pencegahan penularan virus corona," ujarnya. (*)

 

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID