Dewi Berikan Tujuh PR kepada Tim Siaga Bencana Tanggamus
Adi Yulyandi
Senin | 09/11/2020 21.39 WIB
Dewi Berikan Tujuh PR kepada Tim Siaga Bencana Tanggamus
Bupati Tanggamus Dewi Handajani saat apel siaga bencana. FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus bersama Forkompimda menggelar apel siaga menghadapi bencana alam dan nonalam serta cuaca ekstrem di Lapangan Pemkab setempat, Senin (9/11/2020).

Bertindak sebagai pembina apel, Bupati Tanggamus Dewi Handajani. Hadir antara lain Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Dandim 0424 Letkol Arman Aris Sallo, Kajari David P Duarsa, Wakapolres Kompol Heti Fatmawati, dan Sekkab Hamid Heriansyah Lubis.

Apel diikuti oleh jajaran Kodim 0424 Tanggamus, Polres Tanggamus, BPBD, Satpol PP, Dishub, OPD, Basarnas, Tagana, PMI, Pramuka, dan RAPI Tanggamus.

Dewi dalam sambutan menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik pelaksanaan apel siaga yang merupakan wujud sinergitas antar instansi.

Berdasarkan analisis yang dilakukan BMKG, pada akhir tahun 2020 akan terjadi peningkatan curah hujan akibat fenomena alam.

Dampaknya dapat berupa bencana hidrometeorologi antara lain banjir, tanah longsor, angin puting beliung, gempa bumi, dan tsunami.

"Kabupaten Tanggamus menyimpan potensi bencana yang diakibatkan faktor alam maupun nonalam," ingat bupati.

Dia mencontohkan banjir dan tanah longsor di Kecamatan Bandarnegeri Semuong, Semaka, Wonosobo, dan Kelumbayan.

Karenanya, dia meminta semua pihak menyiapkan tujuh hal.

Pertama, memetakan wilayah rawan bencana sehingga mudah menempatkan personel dan menentukan cara bertindak.

Kedua, melatih kemampuan pribadi personel yang bermanfaat untuk pertolongan kepada korban bencana serta melatih kemampuan dalam menggunakan alat penanggulangan bencana.

Ketiga, mempersiapkan alat penanggulangan bencana semaksimal mungkin sehingga bila ada bencana dan tanggap bencana siap dioperasionalkan.

Keempat, mempersiapkan posko di wilayah yang menjadi langganan bencana sehingga mudah untuk digerakkan.

Kelima, patroli di wilayah rawan bencana secara sinergis dan saling mengisi untuk memonitor wilayah.

Keenam, menjalin sinergitas dan kebersamaan serta melaksanakan tugas dengan ikhlas.

Ketujuh, menjaga kesehatan dan selalu berdoa kepada Tuhan agar Tanggamus dijauhkan dari segala bencana.

Kemudian terkait bencana nonalam, yakni pandemi Covid-19, Dewi menyampaikan update data.

"Terakhir, 84 orang terpapar Covid-19. Saya karenanya mengimbau kita semua dan seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang tepat," tegasnya. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID