Diduga Cabuli Santriwati, Guru Ngaji di Pringsewu Ditahan
Yuda Haryono
Rabu | 20/01/2021 20.22 WIB
Diduga Cabuli Santriwati, Guru Ngaji di Pringsewu Ditahan
Hendri, tersangka pencabulan saat diperiksa penyidik. FOTO: HUMAS POLRES PRINGSEWU

RILIS.ID, Pringsewu – Polisi meringkus Hendri Yulianto (33), seorang pengelola pondok pesantren (ponpes) di Pringsewu, pukul 22.30 WIB Senin (18/1/2021).

Pria ini dilaporkan orangtua DM (12) karena mencabuli santriwati itu berulangkali.

Kapolsek Pringsewu Kota, Kompol Atang Samsuri, menerangkan Hendri ditangkap di rumahnya, Kelurahan Pringsewu Barat Kecamatan Pringsewu.

”Saat kami amankan dia tidak melawan dan mengakui perbuatannya,” terang Atang mewakili mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Rabu (20/1/2021).

Atang menambahkan, tersangka dibekuk dua jam setelah polisi menerima laporan dari orangtua korban.

Menurut Atang, perbuatan Hendri yang sehari-hari berprofesi guru mengaji ini terungkap dari seorang warga yang kemudian melapor ke orangtua korban.

”Tak terima perbuatan Hendri terhadap anaknya, orangtua korban melapor ke Polsek Pringsewu Kota,” ujar Atang.

Berdasar pengakuan korban, dirinya beberapa kali dicabuli tersangka. Yaitu pertengahan November 2020, Desember 2020, dan terakhir 16 Januari 2021 pukul 00.19 WIB.

”Aksi bejat tersangka dilakukan di rumahnya," jelas Atang.

Hendri sudah menikah. Sedangkan korban merupakan salah satu anak didiknya yang kebetulan menetap di ponpes yang dikelola tersangka.

Tersangka selama ini memperdaya korban dengan serangkaian bujuk rayu dan berjanji menikahi gadis di bawah umur itu.

"Tersangka beralasan mencabuli korban karena sudah lama tidak bermesraan dengan istrinya," ulas Atang.

Selain mengamankan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti. Antara lain pakaain korban, kasur, dan karpet lantai.

Tersangka saat ini telah ditahan di Polsek Pringsewu Kota. Ia dijerat Pasal 76e jo Pasal 82 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

”Ancaman hukuman maksimalnya 15 tahun penjara,” pungkas Atang. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID