Disbunnak Lambar AJak Petani Jaga Mutu Kopi - RILIS.ID
Disbunnak Lambar AJak Petani Jaga Mutu Kopi
Ari Gunawan
Rabu | 12/08/2020 18.25 WIB
Disbunnak Lambar AJak Petani Jaga Mutu Kopi
Kabid Perkebunan Sumarlin. Foto: Rilislampung.id/Ari Gunawan

RILIS.ID, Lampung Barat – Saat panen, harga jual hasil pertanian masyarakat menjadi persoalan dan selalu dikeluhkan. Seperti, harga jual kopi di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang tergolong rendah.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Sumarlin, mendampingi Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Lambar, Agustanto Basmar, mengajak petani kopi untuk meningkatkan kualitas atau mutu kopi tersebut.

Ia meyakini bahwa dengan meningkatkan kualitas mutu kopi maka secara tidak langsung harga jual akan mengikuti. 

"Kualitas mutu kopi sangat berperan penting dalam penentuan harga, dengan melalui proses pengolahan yang benar, maka petani akan mendapatkan harga yang bagus," ungkap Sumarlin, Rabu (12/8/2020).

"Saat ini harga kopi mencapai Rp 21.700, di kalangan bawah berkisar Rp18.000, itu untuk harga kopi asalan, harga ini berdasarkan harga basis ekspor," tambahnya.

Sumarlin memaparkan, untuk mendapatkan kualitas kopi yang baik, Petani harus melalui beberapa proses terlebih dahulu.

"Mulai dari proses petik Kopi, seperti petik merah, setelah itu di rembang (direndam didalam air), dan proses penjemuran pun dengan menggunakan alas. Dengan metode ini petani dapat menghasilkan biji kopi dengan bobot lebih, dan mengurangi kopi yang cacat," paparnya.

Lebih lanjut Sumarlin mengatakan, saat ini petani harus melihat pentingnya mengutamakan kualitas atau mutu kopi, karena itu sebagai penentu harga kopi itu sendiri.

"Jika proses pengolahan kopi dilakukan dengan baik dan benar, kualitas bagus, mutu oke, tanpa cacat, bisa dipastikan harganya diatas Rp25 ribu," ujarnya.

Selain kualitas mutu kopi, ada faktor lain yang bisa menentukan harga kopi itu, seperti hukum rantai ekonomi. Karenanya beberapa petani menjual hasil panennya keluar supaya mendapatkan harga yang sesuai. (*)

 

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID